Hingga kuartal pertama 2016, tak banyak alat kontrasepsi untuk kaum Adam selain kondom. Bahkan vasektomi yang juga disebut aman untuk laki-laki, masih belum dilirik. Urusan mengontrol kelahiran seolah menjadi tanggung jawab perempuan dengan berbagai pilihan alat kontrasepsi. Mulai pil KB, spiral, IUD dan berderet alat kontrasepsi lainnya.
Tapi kondisi ini mungkin akan berubah dalam waktu dekat. Ini berkat Vasalgel yang dikembangkan lembaga non-profit Parsemus Foundation. 'Perangkat' berupa hidrogel yang digunakan dengan cara injeksi. Gel ini akan bekerja sebagai penghalang fisik bagi sperma.
Alat kontrasepsi ini disebut bisa berfungsi dalam waktu lama (12 bulan) alias bersifat jangka panjang. Kabar baik lainnya, Vasalgel disebut bakal dilempar ke pasar pada 2018 atau dua tahun dari sekarang.
Vasalgel berbentuk hidrogel yang disuntikkan langsung ke dalam vasdeferens (saluran yang dilalui sperma ke uretra). Dalam vasektomi, saluran ini diikat atau dipotong, sehingga sperma tak bisa mencapai ujung penis. Setelah diinjeksi, vasalgel akan membentuk hidrogel fleksibel.
Vasalgel memungkinkan beberapa materi melintas, tetapi benar-benar memblok sperma. Dan, dalam uji coba pada kelinci, hidrogel ini tetap efektif memblok sperma untuk setidaknya satu tahun. Ketika Vasalgel terbuang keluar, maka tingkat sperma akan kembali normal. Ini menunjukkan bahwa Vasalgel bersifat jangka panjang tapi tak selamanya.
Menurut rencana Parsemus Foundation's yang berpusat di California, AS akan menguji-coba Vasalgel pada manusia akhir tahun ini. Jika berhasil, Vasalgel diharapkan bisa menjadi altefnatif pilihan alat kontrasepsi bagi laki-laki.
"Kami berharap kerangka waktu (masa berlaku) juga berlaku pada manusia. Tapi itu hanya minimal, dan tampaknya cukup tahan lama. Kami belum tahu berapa lama akan bertahan pada manusia," ujar direktur eksekutif Parsemus Foundation, Elaine Lissner kepada Cosmopolitan.
Menurut Lissner Vasalgel tidak memberikan pertahanan terhadap penyakit seksual menular atau infeksi di alat reproduksi. Tetapi setidaknya penelitian ini memberikan alternaif pilihan alat kontrasepsi jangka panjang bagi lelaki, agar kontrol kelahiran tak melulu diserahkan pada perempuan. (stylist.co.uk)
Berita Terkait
-
Istri Diminta Menjilat Mr P Suami, Ini Hukumnya Dalam Islam Menurut Buya Yahya
-
Masih Gemar Onani Walau Sudah Menikah, Normalkah?
-
Dear Suami, Begini Lho Cara Permainan Jari di Miss V, Dijamin Bikin Pasangan Melayang!
-
Dari FWB Hingga Sleepover Date, Istilah yang Kerap Digunakan Anak Muda Untuk Menyamarkan Aktivitas Seks
-
3 Tanda Anda Terlalu Sering Melakukan Masturbasi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Urutan Skincare Malam Pakai Masker agar Wajah Glowing dan Awet Muda
-
Alasan Mengapa Iran Bisa Mengendalikan Selat Hormuz
-
Apa Itu Super Shoes? Ini 6 Rekomendasi Terbaik untuk Lari Maraton
-
Kekayaan Wakil Bupati Tulungagung, Sosok Pengganti Bupati Gatut Sunu?
-
Intip Kekayaan Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK
-
5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
-
Berapa Biaya Haji 2026? Simak Rincian Terbaru Jika Harus War Tiket
-
Kena OTT KPK, Bupati Tulungagung Gatut Sunu dari Partai Apa?
-
Bukan Sekadar Lari dan Angkat Beban: Rahasia Lolos Hyrox dari Ekosistem Latihan hingga Recovery
-
Membuka Akses Lebih Luas: Peran SIS dalam Menghadirkan Pendidikan Internasional di Indonesia