Suara.com - Sebagian orang mencoba menyelaraskan gerakan tubuh dengan irama musik melalui tari. Jika selama ini tari cenderung dikaitkan dengan penyalur hobi, penelitian yang dilansir Medical Daily menemukan bahwa menari memiliki manfaat menakjubkan yang tak pernah disadari pelakunya.
Salah satunya adalah meningkatkan kinerja otak. Saat menari otak mengatur kapan bagian tubuh tertentu bergerak menyelaraskan irama musik yang dimainkan. Oleh karena itu peneliti percaya bahwa menari sama dengan melatih fungsi otak.
Tak hanya itu ada beberapa manfaat menakjubkan lainnya dari menari, berikut ulasannya.
1. Meningkatkan memori otak
Menari dapat meningkatkan fungsi otak melalui berbagai tingkatan. Pasalnya saat bergerak, otot akan belajar untuk melakukan gerakan tarian secara otomatis.
Menurut neuroscientist, Daniel Glaser, hal ini terjadi karena gerakan benar-benar dipetakan dalam otak, sehingga menciptakan tanpa jeda antara berpikir dan melakukan gerakan.
Meskipun memori otak tidak benar-benar dapat membedakan antara gerakan yang benar dan yang salah, beberapa penelitian menunjukkan endorfin yang dilepaskan setelah tubuh melakukan gerakan yang benar dapat meningkatkan fungsi kognitif.
2. Meningkatkan ukuran cerebellum
Membiasakan tubuh bergerak sesuai dengan irama dapat menyebabkan pergeseran aktivitas di otak besar yang berperan mengontrol keseimbangan. Hal ini turut meningkatkan volume otak besar sehingga memungkinkan tubuh bergerak dengan leluasa.
3. Membuat otak awet muda
Menari membuat otak ditempa dan pada gilirannya dapat memperbaiki hubungan antar saraf di otak. Ini bukti bahwa menari mengintegrasikan beberapa fungsi otak yang terlibat seperti menyelaraskan irama musik, dan emosi, yang dapat meningkatkan konektivitas otak. Pada gilirannya hal ini membuat otak awet muda sehingga kemampuan berpikir tetap prima.
4. Mencegah penyakit otak
Menari dapat menangkal penyakit otak dan meningkatkan ketajaman mental pada semua umur. Bahkan studi 2013 mendapati bahwa menari dapat membantu menurunkan risiko demensia dan Alzheimer pada orang lanjut usia.
Jadi tunggu apalagi, yuk menari!
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Apakah Kamu Termasuk? Ini 6 Shio Paling Hoki Besok 11 Januari 2026
-
5 Sampo Non SLS untuk Rambut Rontok di Usia 40 Tahun
-
5 Body Wash Diskon Hingga 85 Persen di Bath & Body Works, Wangi Segar Seharian
-
5 Krim Malam Anti Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Tanda Penuaan
-
5 Rekomendasi Minyak Zaitun untuk Anti Aging Wajah, Bikin Kencang dan Hilangkan Kerutan
-
5 Rekomendasi Rosemary Oil untuk Atasi Kebotakan Dini, Cegah Rontok dan Lebatkan Rambut
-
5 Rekomendasi Sepatu untuk Orang Tua Penderita Plantar Fasciitis, Aman dari Nyeri Tumit
-
Baju Teal Blue Cocoknya Pakai Kerudung Warna Apa Saja? Ini 5 Rekomendasinya
-
Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Teal Blue dan Ash Blue Cocok untuk Warna Kulit Apa?
-
7 Sabun Cuci Muka untuk Bantu Atasi Flek Hitam di Usia 40-an, Mulai Rp27 Ribuan