Aktif di Dua Kota
Saat ini, club yang dipimpin oleh Pramono Prakoso ini aktif di dua kota, yakni Bandung dan Jakarta, dengan jumlah anggota aktif mencapai 48 orang. Seperti club skuter lain, agenda wajib dari LCI tentu adalah touring.
Touring, kata Inoi terbagi menjadi touring besar dan touring kecil. Biasanya, touring besar diadakan satu tahun sekali dengan jarak tenpuh yang terbilang jauh, seperti Yogyakarta dan Bali, yang akan mereka adakan pada Agustus 2016.
Sementara untuk touring kecil, kegiatan ini dilakukan cukup sering, setidaknya satu bulan sekali. Biasanya mereka pergi ke Puncak atau Bandung, Jawa Barat, untuk kopi darat dengan sesama anggota LCI.
Tak hanya itu, LCI juga kerap melakukan kopi darat, yang dilakukan sebulan dua kali. Biasanya mereka mendiskusikan berbagai hal seperti tentang mesin, aksesoris, spareparts Lambretta.
Jika sudah tak lagi diproduksi, lantas dari mana LCI bisa mendapatkan skuter Lambretta? Menurut Inoi, biasanya anggota LCI memesannya dari internet atau bengkel khusus Lambretta yang pemiliknya juga adalah salah satu anggota LCI.
"Kita dapet dari bengkel Lambretta atau internet. Sekarang juga ada salah satu bengkel yang bisa bantuin masukin Lambretta dari Thailand. Biasanya kita beli framenya. Pokoknya kita usaha gimana pun caranya untuk meramaikan. Karna kalau nggak gitu, kita sebagai komunitas, jumlahnya nggak akan nambah," jelas Inoi.
Lebih lanjut ia menambahkan, rata-rata para anggota LCI 'membangun' Lambretta selama 2-3 tahun. Untuk masalah harga, sebenarnya cukup relatif. Karena sudah tak lagi diproduksi, harga memang menjadi sedikit lebih tinggi.
"Kalau kita sih setelah dapat frame, coba pasang mesin baru, kalau sudah nemu yang bagus dan enak, baru benerin body. Jangan sampai pengen buru-buru kelar, terus begitu jalan atau touring, malah mogok," kata dia.
Tertarik bergabung dengan LCI? Kamu pastinya harus memiliki skuter Lambretta dan aktif dalam setiap acara LCI. Dan yang terpenting, harus memiliki minat dan benar-benar cinta dengan Lambretta.
"Jangan sampai sudah gabung, ada yang nawar Lambrettanya dengan harga tinggi, eh dia jual aja. Kita juga cari anggota yang baik attitude-nya, supaya nggak banyak gesekan dengan club lain," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Bopeng di Wajah Bisa Hilang dengan Apa? Ini 4 Skincare untuk Perbaiki Tekstur Kulit
-
5 Rekomendasi Kulkas Midea 2 Pintu, Hemat Listrik dan Kapasitas Besar
-
Bansos Apa Saja yang Cair Februari 2026? Ini Cara Mudah Mengeceknya
-
5 Rekomendasi Sunscreen Premium Kualitas Terbaik untuk Proteksi Kulit Seharian
-
5 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Murah yang Low Watt, Mulai Rp2 Jutaan
-
4 Rekomendasi Parfum Wangi Buah Segar, Harga Terjangkau Ada di Indomaret
-
Apakah Lendir Siput Bagus untuk Muka? Ini 5 Manfaatnya Selain Hilangkan Bopeng
-
5 Rekomendasi Physical Sunscreen di Indomaret, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
4 Cushion Full Coverage untuk Tutupi Bopeng, Harga Murah di Bawah Rp100 Ribu
-
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?