Suara.com - Banyak remaja yang masih belum tahu akan menjadi apa di masa mendatang. Salah satu penyebabnya, karena orangtua tak dapat menggali potensi yang dimiliki anak sejak usia kanak-kanak.
Memang bukan perkara mudah bagi orangtua menemukan bakat dan potensi anak. Diperlukan kepekaan, kejelian dan wawasan orangtua untuk mengamati potensi anaknya.
"Sekarang lagi hits positive parenting. Jadi, orangtua harus memberikan kesempatan kepada anak untuk bicara mengenai harapan dan keinginannya. Jadi komunikasi yang terjalin antara orangtua dan anak membuat orangtua memahami apa potensi dan bakat dalam diri anak," ujar psikolog Ajeng Raviando di sela-sela temu media Nutrilon Royal: One Steap Ahead Mum di Jakarta, Kamis (12/5/2016).
Menurutnya, pola asuh dua arah seperti ini dapat membantu orangtua memahami potensi yang ada di dalam diri buah hatinya. Sehingga, anak bisa berprestasi di bidang yang ia senangi.
"Anak jadi tidak takut mengungkapkan keinginannya melalui pola asuh ini. Tapi harus diingat, orangtua harus tetap menerapkan disiplin yang logis pada perjanjian-perjanjian yang sudah dibuatnya bersama anak," imbuhnya.
Salah satu orangtua yang telah menerapkan positive parenting ini adalah Astrid Suryatenggara. Ibu dari Chef Revo yang merupakan jebolan Junior Master Chef Indonesia ini memberikan keleluasaan bagi putranya yang kini berusia 13 tahun untuk mengembangkan bakat di bidang kuliner.
"Saya memang dari dulu sudah menyiapkan rencana bagi Revo agar dapat mengejar cita-citanya. Diawali dengan mencari tahu apa yang ia suka dan tidak disukainya. Dan selalu mempersiapkan hal yang dibutuhkannya untuk mengembangkan minat dan bakatnya sebagai seorang chef profesional," imbuhnya.
Tak seperti orangtua lain yang memaksa anaknya mengikuti berbagai les akademik, Astrid memilih mendengarkan keinginan anaknya untuk fokus di jalur yang ia pilih sembari mengawasinya untuk berada di jalur yang benar.
"Saya dulu ikutin dia les Kumon, dan les-les akademik lainnya, tapi Revo bilang ke saya untuk stop semua les yang menurutnya hanya buang-buang waktu. Hasilnya meski nggak les, prestasi sekolahnya justru melesat naik," tambah Astrid.
Kini di usianya yang terbilang dini, Revo sudah menunjukkan prestasinya di bidang kuliner. Bahkan Ia sedang menggeluti bisnis bertajuk Revolution Private Dining, dimana Revo memasak sendiri untuk kliennya yang menggelar private dining.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
Terkini
-
6 Sepatu Jalan Kaki Tanpa Tali Alternatif Skechers Versi Brand Lokal
-
7 Parfum Indomaret Pria Tahan Lama dengan Wangi Semerbak
-
10 Ayat Al-Quran yang Cocok Dibacakan saat Acara Halal Bihalal Lebaran
-
Bolehkah Swasta Ikut WFA Saat Arus Balik Lebaran 2026? Simak SE Menteri Terbaru
-
WFH Hemat BBM Setelah Lebaran Mulai Kapan? Ini Aturan Lengkapnya
-
7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Non Comedogenic, Aman untuk Kulit Berjerawat
-
Kekayaan Yaqut Cholil Qoumas yang Jadi Tahanan Rumah hingga Tak Diborgol
-
Kembali Ditahan di Rutan, Yaqut Cholil Qoumas Korupsi Berapa?
-
5 Contoh Teks Sambutan Halalbihalal Wali Kelas 2026 yang Singkat Namun Bermakna
-
5 Rekomendasi Sunscreen Terbaik untuk Kulit Kering dan Flek Hitam