Bagi para konsumen produk organik harga kadang menjadi masalah tersendiri. Ya, hingga saat ini produk organik identik dengan harga yang mahal. Ini karena produk organik belum diproduksi secara massal dan banyak di antaranya masih dalam proses inkubasi.
Untuk menjembatani kondisi ini, Pasar Organik Pondok Indah (POPI) hadir. Awalnya, pasar organik yang terletak di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan ini hanya buka pada akhir pekan. Namun sejak November tahun lalu, pasar ini buka hampir setiap hari.
"Kami hadir, karena belum ada ruang yang layak dan kepastian pasar untuk para pelaku dan konsumen produk organik yang sehat," ujar Neavy Goentoro, Account Manager POPI kepada suara.com beberapa waktu lalu.
Ketika berkunjung ke POPI beberapa waktu lalu, saya tak hanya menemukan sayur dan buah-buahan saja! Tapi juga ada makanan olahan, beras organik, maupun produk herbal. bahkan, di sini juga ada kedai kopi yang menjual kopi organik. Jadi anggapan bahwa organik hanyalah soal sayur, gugur sudah.
Tak hanya itu, harga produk organik di sini juga jauh lebih terjangkau. Hal ini, menurut Neavy, karena pedagang di POPI mendapatkan produk yang dijual langsung dari para produsennya. Lantas bagaimana soal jaminan keorganikannya?
"Kami selalu mengecek ke lapangan untuk mengetahui bagaimana proses produksi dijalankan," tandas Neavy menjawab jika ada pihak yang meragukan keorganikan produk yang dijual di POPI.
Dan, POPI tak hanya sekadar pasar tradisional. Di sini juga secara tidak langsung terbangn komunitas organik. Konsumen yang datang ke sini dapat berkonsultasi tentang makanan yang dijual. Tak hanya itu, secara rutin juga digelar berbagai acara untuk mengampanyekan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan organik.
Jadi bagi kamu yang masih bingung mencari tempat organik yang lengkap lagi terjangkau, POPI bisa jadi pilihan yang tepat.
Berita Terkait
-
Tak Sekadar Olahraga, Tren Komunitas Jadi Cara Baru Masyarakat Indonesia Jalani Hidup Sehat
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Perempuan dan Tren Aktif Olahraga: Gaya Hidup Sehat atau Tekanan Body Goals?
-
Bukan Sekadar Angkat Beban, Smart Training Ubah Cara Masyarakat Menjalani Gaya Hidup Sehat
-
Masyarakat RI Makin Hidup Sehat, Bisnis Wellness Punya Peluang Moncer
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat
-
Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya
-
Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat
-
Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII
-
Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai
-
Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah
-
Siapa Lawan Timnas Indonesia Jika Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026? Ini Skenarionya
-
6 Sepeda Thrill Paling Murah Terbaik untuk Jalan Perkotaan hingga Jalur Pegunungan
-
Menakar Skenario Gila: Bisakah WNI Tiru Warga Maroko yang Kabur Lewat Laut?
-
Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur, Wacana Jual Saham Piala Dunia Picu Kontroversi