Suara.com - Move on donk! Istilah ini sering dikatakan kepada mereka yang susah melupakan mantannya, setelah hubungan berakhir.
Ya, move on memang tak semudah mengatakannya. Meski berbagai upaya dilakukan, banyak orang yang masih terjebak pada kenangan masa lalu. Jika Anda termasuk orang yang suah untuk move on, berikut tips yang mungkin bermanfaat bagi Anda untuk melupakan mantan.
1. Satu hal yang paling penting dilakukan adalah menganggapnya dia bukan takdir Anda. Yakini dia bukanlah makhluk sempurna, atau bahkan dia tak terlalu dekat dengan Anda. Cobalah susun daftar kesalahan dan keburukan dia sehingga Anda punya alasan untuk membencinya.
2. Hindari dia. Ingat, putus hubungan adalah menyangkut dua belah pihak. Putus hubungan berarti tidak hanya dari sisi dia, jadi jika Anda merasa perlu menjalin hubungan dengan orang lain maka lakukan tanpa harus merasa bersalah.
3. Putuskan hubungan dengannya. Hapus nomor teleponnya, unfriend dia dari akun media sosial Anda. Jangan berpikir untuk berteman, karena ini hanya akan menempatkan Anda dalam ketidak-pastian.
4. Buat diri Anda sibuk. Alihkan perhatian Anda dari putus hubungan ini, konsentrasilah pada pekerjaan Anda, lakukan kembali hobi Anda atau olahraga yang Anda sukai. Ini akan mengalihkan perhatian Anda dari rasa kehilangan.
5. Buang benda milik bersama dan jangan pula berpikir untuk meminta apapun yang telah Anda berikan untuknya. Bahkan jika memungkinkan, buang semua hadiah yang telah dia berikan untuk Anda.
6. Bersosialisasilah. Sadar atau tidak setelah terikat hubungan dengan seseorang adalah waktu Anda untuk nongkrong dengan teman-teman Anda jadi berkurang. Jadi setelah putus dengannya, ini saatnya untuk kembali ngumpul dengan mereka.
7. Ingat sisi buruknya dan masa-masa tak indah yang Anda lalui bersama. Ini akan membuat Anda lebih mudah melupakannya.
8. Nikmati kebebasan ini sepuasnya. Terikat hubungan berarti banyak kompromi, dan menjadi sendiri adalah kebebasan penuh. Jadi ini saatnya melakukan apa yang ingin Anda lakukan sepuasnya. (askmen.com)
Berita Terkait
-
Review Drama Shine on Me, Perjalanan Move On sampai Menemukan Cinta Baru
-
Belajar Move On Bersama "Time After Time" Karya Sederhanaindah
-
3 Zodiak yang Akhirnya Move On dan Dapat Kelegaan di 8 April 2026
-
Sentuhan Fisik untuk Perempuan: Bikin Gagal Move On atau Cuma Reaksi Oksitosin?
-
Izin Move On, Sayang: Curhatan Reza Arap yang Bikin Netizen Ikut Menangis
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung