Suara.com - Tak hanya itu, masjid-masjid juga terlihat lebih ramai dari biasanya, aneka kajian keislaman digelar dari subuh sampai tarawih menyudahi. Dan orang pun berbondong-bondong untuk mengisi Ramadan dengan kebaikan demi mengejar pahala sebanyak-banyaknya.
Keinginan untuk berbagi sebanyak-banyaknya juga dirasakan oleh seorang dermawan di Cengkareng bernama Nur Juli Zar atau akrab disapa Bang Zar. Tak ingin sendiri melakukan niat mulianya itu, lantas ia mencoba mengajak teman-temannya dengan membuat sebuah FanPage di laman Facebook dengan tema 'Pecinta Anak Yatim' (PAY) pada awal 2010.
Berkat postingannya mengenai ajakan untuk menebar kebaikan kepada anak yatim, Bang Zar mendapat banyak dukungan dari para pengunjung FanPage PAY. Pertanyaan demi pertanyaan yang mencerminkan semangat berbagi terlontar dalam kolom komentar di postingannya itu.
"Hal ini membuat Bang Zar tertantang untuk berbuat nyata maka bersama BMT Cengkareng, ia membuat kegiatan-kegiatan sosial berupa santunan. Yang tadinya hanya sekadar membangun wacana, kini gerakan PAY & DOIT menjadi penyalur amanah berbagi anak negeri dari segala penjuru negeri dengan semangat berbagi tanpa birokrasi dan buat mereka tersenyum," ujar Anindya Ayu, juru bicara Komunitas Pecinta Anak Yatim pada Suara.com baru-baru ini.
Berawal dari Fanpage
Kini, komunitas yang berawal dari sebuah fanpage di Facebook telah memiliki tujuh cabang di Indonesia mulai dari Bandung, Tasikmalaya, Solo, Malang, Surabaya, Samarinda, dan Aceh.
Lebih lanjut Anin menjelaskan, kegiatan rutin yang digagas komunitas PAY ini berupa santunan yang dilakukan setiap tahun terutama pada bulan ramadan kepada ribuan anak yatim dan duafa di pusat dan cabang dimana komunitas PAY berada.
"Salah satu program PAY yang populer dan selalu diselenggarakan setiap tahun adalah 'Bukber Akbar PAY'. Dan kegiatan ini dilakukan di tujuh daerah perwakilan PAY," imbuh Anin.
Program ini, lanjut dia, mengajak para donatur untuk buka bersama anak yatim dan memberikan santunan yang targetnya berbeda setiap tahun. Selama perjalanannya dari 2012 hingga 2015, sekitar 20.614 'laskar langit', istilah yang digunakan komunitas ini untuk menyebut anak yatim, yang melibatkan kurang lebih 1650 Relawan PAY dalam kegiatannya.
Parade Bukber Akbar Pay
Pada tahun ini pun komunitas ini kembali mengadakan parade Bukber Akbar PAY yang menargetkan 9515 laskar langit untuk hadir dalam acara buka bersama dan pemberian santunan di 4 kota, yaitu di Jakarta, Bandung, Tasikmalaya dan Surabaya.
Di Jakarta, rangkaian acara Bukber Akbar PAY akan berlangsung di BUPERTA Cibubur Jakarta Timur. Anin mengatakan bahwa khusus di Jakarta, acara tahunan ini akan mengusung konsep nge-camp satu malam pada Sabtu-Minggu (25-26 Juni) ini.
"Dengan tema 'Bergerak dan Menggerakkan', kami harap acara ini bisa menjadi sebuah kegiatan bukber yang akan menginspirasi para laskar langit untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan membuat mereka tersenyum. Dan semoga donatur yang berkontribusi dalam acara ini bisa terus bertambah untuk membangun semangat berbagi anak negeri," tambahnya.
Jika Anda tergerak untuk turun mengembangkan senyum di wajah para anak yatim, Anda bisa turut berdonasi di https://pecintaanakyatim.com/donasi/
Untuk mengikuti kegiatan yang mereka selenggarakan sebagai relawan, Anda juga bisa bergabung dengan mengikuti akun sosial media mereka di Facebook, Twitter, Instagram ataupun web PecintaAnakYatim.
Berita Terkait
-
Dari Layar ke Dunia Nyata, Keseruan Komunitas Game RF Online Next Saat Akhirnya Bertatap Muka
-
Lady Bikers Bandung Rayakan Kemerdekaan dengan City Rolling dan Aksi Sosial
-
Touring Lintangnusa Bawa Semangat Kemerdekaan ke Sekolah Pelosok
-
Kanker Paru Bukan Akhir Segalanya, Dukungan Jadi Kekuatan Pasien Jalani Pengobatan
-
Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar