Suara.com - Indonesia menyambut kedatangan 1.432 wisman asal Australia, yang naik Kapal Pesiar MS Pacific Eden, yang berlabuh di Pelabuhan Laut Soekarno Hatta, Makassar, Minggu (3/7/2016). Kapal juga dilengkapi dengan ratusan kru.
“Kapal tersebut datang dengan 694 kru. Kami menyambut kedatangan mereka dengan tarian khas Makassar. Rencananya, mereka akan berkeliling Kota Makassar,” ujar Pelaksana Sementara General Manager PT Pelindo Cabang Makassar, Yosef Benny Rohy , Makassar, Minggu (3/7/2016)
Menurutnya, dari total jumlah tersebut, 200 wisatawan di antaranya akan berkunjung ke beberapa tempat wisata di Sulawesi Selatan (Sulsel).
”Dari jumlah tersebut, 200 orang di antaranya akan ke Taman Wisata Bantimurung di Kabupaten Maros dan Balla Lompoa di Kabupaten Gowa,” katanya.
Menurut Yosef, kehadiran kapal pesiar ini akan menjadi daya dukung bagi pengembangan sektor pariwisata di Sulsel. Sejak Januari 2016 hingga saat ini, tercatat sudah empat kapal pesiar yang berlabuh di Pelabuhan Makassar, dan ditargetkan hingga akhir tahun ini mencapai 12 kapal.
Kapal pesiar ini akan melanjutkan perjalanan ke Pulau Bali pada pukul 15.00 WITA, hari ini, Kamis (7/7/2016).
"Kita akan perlihatkan keindahan Bali, akan buat puas berada di Tanah Air kita,” tambah Munassir, Agen Pelayaran PT Lestari Abadi Sakti.
Penumpang kapal pesiar tersebut didominasi oleh warga negara Australia, dengan jumlah 1.296 orang, kemudian Selandia baru dengan 46 penumpang, Inggris 50 penumpang, New Zeland 49 penumpang, dan dari Indonesia 5 penumpang, selebihnya dari beberapa negara lain, seperti Korea, Kanada dan Amerika Serikat.
"Penumpang yang paling banyak berasal dari Australia, namun ada juga yang dari Indonesia," tambah Munassir.
Setelah bersandar di Pelabuhan Soekarno Hatta, para wisman mengunjungi beberapa tempat wisata di Kota Makassar, seperti Benteng Rotterdam dan Jalan Korban 40.000 jiwa. Mereka disuguhi dengan hiburan berupa tari Pepe.
Sementara itu, Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya menyambut positif kedatangan mereka.
"Kita memang paling unggul di bahari. Kami terus bergerak simultan, agar semua potensi bahari bisa dieksplorasi untuk menghadirkan wisman dan devisa," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Waspada Skincare Ilegal! Ini 3 Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu
-
6 Pasang Zodiak Paling Cocok Jadi Couple, Nyambung dan Serasi!
-
4 Parfum Marina di Indomaret untuk Aktivitas Harian, Wanginya Awet dan Harganya Terjangkau
-
Menyimpan Daging Kurban di Kulkas Apakah Harus Dicuci Dulu? Ini Cara yang Tepat
-
5 Sepatu Lokal untuk Trail Running, Nyaman Dipakai di Medan Alam
-
Apa Itu Merkuri, Hidrokinon, Asam Retinoat, dan Deksametason? Ini Bahayanya untuk Kulit
-
6 Lipstik Murah yang Cocok untuk Bibir Kering, Harga Mulai Rp17 Ribuan
-
Bagaimana Cara Cek Skincare BPOM? Ini Langkah Mudah dan Daftar 11 Produk yang Ditarik
-
6 Rekomendasi BB Cream untuk Usia 40 Tahun ke Atas dari Brand Lokal
-
4 Rekomendasi Cushion untuk Menutup Tanda Lahir, Full Coverage Tahan Seharian