Suara.com - Pulau Bali memang tidak pernah membosankan untuk penyelenggaraan atraksi seni budaya dan event. Setelah Viral Fest Asia 2016, yang dibuka Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, pada 15-16 Juli 2016, tidak lama lagi akan digelar perhelatan “5th Bali International Choir Festival 2016” (BICF), pada 25-31 Juli 2016.
Kepala Dinas Pariwisata Bali, AA Gede Yuniartha Putra, mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan konfirmasi dari event organizer (penyelenggara acara) bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan oleh ratusan sekolah dari seluruh Indonesia.
Laki-laki yang biasa disapa Agung itu menjelaskan, BICF 2016 merupakan event tahunan, yang mempertemukan tim paduan suara dari Indonesia maupun luar negeri. Mereka kebanyakan ingin mendapatkan pengalaman tampil dan berkompetisi dalam paduan suara berskala internasional di Bali, yang menjadi ikon pariwisata Indonesia.
”BICF 2016 merupakan salah satu kegiatan yang diinisiasi oleh Bandung Choral Society (BCS). Pak Menteri Arief Yahya terus mendorong Bali, agar digelar banyak even internasional, termasuk MICE (meeting, incentives, conferences, exhibition) dan show biz, seperti musik," ujarnya.
Menurut data yang didapat dari situs resmi BCS, organisasi itu didirikan pada Juli 2000 oleh Tommyanto Kandisaputra, dengan visi membangun kualitas dan kuantitas paduan suara yang kuat di Indonesia.
”Wisatawan mancanegara dan wisatawan Nusantara juga akan banyak yang hadir di acara ini, karena even ini bersifat rombongan dan banyak pendukung,” tambahnya.
Sementara itu, menurut Tommyanto, pihaknya sudah sering menyelenggarakan berbagai acara paduan suara, seperti ateliers (dalam studio), konser, seminar, workshop, camp musik paduan suara, kolaborasi, klinik paduan suara, lomba, dan simposium.
Laki-laki yang biasa disapa Tommy itu mengatakan, melalui beberapa proyek, penyanyi dan konduktor mendapatkan banyak pengalaman, dengan membangun keterampilan, pengetahuan, dan sikap positif dalam workshop, latihan, dan konser. Proyek-proyek yang sudah diselenggarakan biasanya melibatkan berbagai paduan suara, seperti paduan suara anak-anak, pemuda, dan senior.
”Kegiatan BCS melibatkan berbagai institusi, komunitas paduan suara, sekolah, dan gereja dari seluruh Indonesia dan internasional,” jelasnya.
Even ini diprediksi akan mengundang banyak wisatawan, karena satu grup saja sudah terdiri dari puluhan peserta. Lomba ini sendiri akan mendatangkan banyak grup dan pendukung.
”Kebanyakan dari mereka datang sambil berwisata. Acara akan sangat meriah seperti biasanya,” ujar Agung.
Menurut informasi, setiap kategori dalam choir competition (lomba paduan suara) ini dapat diikuti oleh kelompok-kelompok dengan minimal 16 penyanyi, kecuali kategori vokal grup, yang dapat diikuti oleh 6-12 orang.
Seluruh tim paduan suara yang berhasil tampil pada akan mendapatkan penghargaan berupa medali, sertifikat, dan piala choir competition untuk kategori Winner, #5thBICF2016 Choir Competition”.
Para peserta yang diprediksi akan hadir dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri, antara lain, Cherubim Male ChoirJakarta Timur-DKI Jakarta, SKY (Syaloom Karombasan Youth) Voice Manado-Sulawesi Utara, Paduan Suara Lisma Universitas Pasundan Bandung-Jawa Barat, The Male-Efficient Kinabalu, Sabah-Malaysia, SMADA Youth Singers Surabaya-Jawa Timur, Paradisaea Chorale Jayapura, Papua-Indonesia, Metropolitan-Cornerstone Concert Choir Pasig City, NCR-Philippines, Smansa Choir Balikpapan-Kalimantan Timur, Paduan Suara Mahasiswa STT INTIM Makassar “Union Voice” Makassar-Sulawesi Utara, Pingtung County Xinyue Music Association Linbian, Pingtung-Taiwan, Pangasinan State University Caboloan Chorale Pangasinan-Philippines, Vox Dei Fillium Mixed, Shine Angelus Choir, Kinamang Tompaso Male Choir, dan lain-lain.
Selama kurang lebih satu minggu, mereka akan mengikuti kegiatan di #5thBICF2016. Adapun kegiatannya diisi dengan Bali Cantat, Choir Clinics & Workshops, Evaluation Performances, Friendship Concerts, Choir Competition, Choir Championship, Grand Prix Championship, dan Meet the Juries.
Sebagaimana info yang tertera di laman Facebook BICF, Bali International Choral Festival dan Singapore International Choral Festival merupakan dua festival yang lahir dan bekerja sama di Bali.
”Penggabungan kepentingan antara dua negara tetangga ini bertujuan untuk membangun kehidupan paduan suara yang kuat, baik di Indonesia dan Singapura,” tulis laman tersebut.
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
-
Cara Memilih Cushion yang Cocok untuk Kulit Berminyak: Anti Longsor, Wajah Bebas Kilap
-
Drama Penggagalan Penyelundupan 977 Burung di Pelabuhan Bakauheni
-
Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah
-
Harga Rp24 Ribuan, Apakah Serum Anti Aging Viva Bagus Menurut Pengguna?
-
Sandwich Generation: Tanggung Jawab yang Tak Terlihat, Beban yang Nyata
-
3 Motor yang Tetap Setia Pakai Fitur 'Purba' Meski Mulai Hilang di Matic Anyar
-
Banjir Keluhan Mitra hingga Ancaman Gebok Nasional, BGN Buka Suara Tata Kelola MBG
-
Tak Perlu AC, 3 Review Kipas Angin Berdiri Awet Ini Bisa Bikin Ruangan Sejuk Seketika
-
Parfum Mykonos Monaco Royale Tahan Berapa Jam? Ini Ulasan dari Pengguna