Suara.com - Saat berolahraga, tubuh seseorang memproduksi keringat dalam jumlah besar. Hal ini tentu saja membuat kondisi tubuh seseorang menjadi lembab hingga membasahi pakaian yang dikenakan. Untuk itu, usai berolahraga Anda disarankan untuk segera ganti pakaian yang Anda kenakan, termasuk pakaian dalam.
Pasalnya, menurut dokter spesialis urologi Siloam Hospital Kebon Jeruk, dr. Charles Martamba Hutasoit, lupa mengganti celana dalam usai berolahraga dapat menjadi pintu masuk bakteri yang akan menjangkit saluran kemih. Pada gilirannya Anda berisiko mengidap ganguan saluran kemih, salah satunya anyang-anyangan.
"Waktu sehabis olahraga tidak ganti celana dalam padahal terasa lembab bisa membuat bakteri masuk. Faktor itu bisa menyebabkan anyang-anyang," ujar Charles pada temu media di Siloam Hospital Kebon Jeruk, Rabu (20/7/2016).
Anyang-anyangan, lanjut dia, membuat seseorang ingin terus merasa buang air kecil, meski volume urin yang keluar hanya sedikit. Selain faktor kebersihan diri, anyang-anyangan juga bisa dipicu oleh faktor internal seperti keputihan pada perempuan, masalah pada prostat atau batu di bagian kandung kencing pada laki-laki, atau adanya infeksi saluran kemih sehingga merangsang kandung kemih untuk memicu buang air kecil.
"Penyebab terbanyak memang karena infeksi saluran kemih. Dan kondisi ini bisa menyerang perempuan maupun laki-laki," tambahnya.
Sebagai pencegahan, menjaga kebersihan diri perlu diperhatikan. Menjaga agar pakaian dalam tetap dalam kondisi kering, merupakan salah satu yang harus Anda lakukan. Anda juga harus memenuhi asupan air mineral setiap hari agar terhindar dari infeksi saluran kemih.
"Minum air putih yang banyak, paling tidak dua liter sehari. Supaya hilang rasa anyang-anyangan. Hindari menahan kencing," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ruang Healing Versi Perempuan Modern: Saat Olahraga Bukan Cuma Soal Fisik
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Eza Lubis Bangun Konten Olahraga, Padukan Karier Perbankan dan Dunia Kreator Digital
-
Mengenal Komunitas Parkour Jakarta: Mengubah Stigma Olahraga Ekstrem Jadi Seni Disiplin Tubuh
-
Tak Sekadar Olahraga, Tren Komunitas Jadi Cara Baru Masyarakat Indonesia Jalani Hidup Sehat
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan