Suara.com - Gaya hidup sehat dimulai dengan mengonsumsi makanan-makanan sehat. Tapi tahukah Anda bahwa makanan sehat yang Anda konsumsi ternyata menyimpan ancaman bagi kesehatan Anda?
"Jangan menganggap segala sesuatu yang terlihat sehat benar-benar aman. Banyak organisme bawaan dalam makanan yang dapat menyebabkan penyakit," ujar Mindy Costello, perwakilan dari National Science Foundation (NSF).
Racun yang terkandung dalam makanan dapat menyebabkan diare berat, muntah, dehidrasi bahkan kematian terutama pada mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.
Menurut Costello, oraganisme dapat mencemari makanan selama tahap penanaman, panen, bahkan pengolahan. Berikut adalah beberapa makanan yang tampaknya sehat, namun dapat berisiko bagi kesehatan Anda!
1. Sayuran hijau
Selada, bayam, kale, dan sayuran hijau lainnya yang terkenal kaya akan zat gizi ternyata memiliki risiko besar terinfeksi bakteri berbahaya. Laporan dari Pusat Pengendalian Penyakit di Amerika Serikat menemukan bahwa proses penanaman sayuran hijau di area sekitar hewan ternak dapat meningkatkan risiko terinfeksi bakteri dari kotoran hewan.
Untuk itu, cucilah sayuran hijau dengan air mengalir sebelum mengolahnya menjadi menu masakan agar terlindungi dari infeksi bakteri berbahaya.
2. Telur
Salah satu sumber protein ini ternyata berisiko terinfeksi bakteri salmonella. Bakteri ini bisa mati jika Anda mengolahnya dengan cara direbus, atau digoreng.
Anda juga harus menahan godaan untuk mencicipi adonan mentah kue yang mengandung telur atau mempertimbangkan untuk mengonsumsi telur setengah matang.
3. Ikan Tuna
Ikan jenis ini berisiko terinfeksi bakteri scombrotoxin, yang dapat menyebabkan kemerahan, sakit kepala, dan kram. Bakteri ini tidak dapat dihancurkan dengan cara memasak tertentu. Upaya terbaik untuk menghindarinya adalah mengonsumsinya sesegera mungkin setelah ikan itu ditangkap.
4. Tiram
Salah satu jenis panganan laut ini banyak disukai karena rasanya yang lezat. Tapi tahukah Anda bahwa tiram berisiko tercemar norovirus yang jika dikonsumsi mentah dapat memicu masalah pada lambung.
Ada pula risiko terinfeksi bakteri yang mengancam jiwa, yakni vibrio, yang merupakan sepupu kolera. Bakteri ini dapat menginfeksi aliran darah, menyebabkan demam, menggigil, menurunkan tekanan darah (septic shock), yang pada akhirnya dapat membunuh Anda. Bakteri pada tiram ini bahkan telah menjadi wabah besar pada tahun 2013, dengan 104 kasus di 13 negara bagian Amerika. Jadi pastikan untuk tidak mengonsumsi tiram dalam kondisi mentah untuk mencegah risiko ini.
5. Es krim
Pada tahun 1994, muncul wabah penyakit besar yang diakibatkan dari konsumsi es krim mengandung bakteri. Setelah diselidiki, truk pengangkut es krim juga digunakan untuk mengangkut telur mentah.
Dicurigai bakteri pada telur mentah mencemari es krim tersebut. Risiko yang sama bisa terjadi jika Anda menempatkan es krim dengan bahan makanan lain yang mengandung bakteri dalam lemari pendingin. (Foxnews.com)
Berita Terkait
-
Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat
-
Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?
-
Detoks Alami Pasca-Lebaran: 5 Kombinasi Makanan Sehat agar Nutrisi Terserap Maksimal
-
5 Resep Makanan Sehat untuk Menurunkan Berat Badan Setelah Lebaran, Tinggal Sat Set!
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar