Suara.com - Menu makanan siap saji yang lezat juga ditentukan oleh metode masak yang berbeda-beda. Tapi, tahukah Anda beberapa metode masak bisa membuat makanan kita beracun?
Akibatnya makanan sehat yang kita olah tak lagi membawa hasil positif bagi kesehatan tubuh. Tak percaya? Simak ulasan yang membahas tentang kelemahan beberapa metode masak yang dapat membuat makanan menjadi tak sehat untuk dikonsumsi, seperti dilansir Boldsky.
1. Microwave
Metode untuk memanaskan makanan ini umum digunakan di kota-kota besar karena praktis. Hanya butuh 5 menit untuk memanaskan makanan dan selanjutnya siap untuk dikonsumsi. Tapi ternyata penggunaan gelombang mikro dalam microwave dapat menyebabkan perubahan peningkatan kadar kolesterol jahat di dalam darah.
2. Dibakar
Beberapa menu makanan seperti ayam bakar, satai membutuhkan poses pembakaran untuk mengolahnya. Warna daging yang dibakar pun berubah menghitam atau sedikit hangus. Proses masak ini meracuni makanan, karena membuat protein lebih sulit untuk dicerna. Selain itu perubahan molekul lemak daging yang dibakar juga dapat memicu peradangan dalam tubuh, yang dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker.
3. Dipanggang
Jika Anda senang mengonsumsi daging panggang, maka risiko Anda untuk mengalami peradangan atau kanker semakin besar. Sama halnya dengan proses pembakaran, pemanggangan membutuhkan suhu tinggi untuk memanaskan bahan makanan, hal ini dapat mengoksidasi daging yang menimbulkan racun lebih banyak pada makanan. Sebaliknya gunakan suhu rendah untuk memanggang yang menimbulkan racun lebih sedikit dalam makanan.
4. Digoreng
Menu serba goreng merupakan proses pengolahan yang paling sering dilakukan. Padahal proses masak ini juga dapat memicu bahaya pada tubuh. Suhu tinggi pada saat menggoreng menimbulkan perubahan senyawa dalam bahan makanan yang meningkatkan risiko kanker.
5. Tumis
Penggorengan tanpa minyak atau tumis juga merupakan proses masak yang banyak dilakukan. Padahal tumis juga termasuk metode masak yang tak sehat karena bahan makanan terpapar langsung dengan bahan penggorengan yang dalam suhu tinggi dapat meracuni makanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung