Suara.com - Kue keranjang hampir tak pernah absen muncul di meja perayaan Imlek dari tahun ke tahun. Kue ini tentu mudah dikenali dengan warna coklat gelapnya dan rasa manis serta aroma yang harum.
Hidangan yang akrab disebut sebagai nian gao oleh para masyarakat Tionghoa ini tak hanya legit dan kenyal digigit, namun punya makna mendalam.
Konon, filosofi masyarakat Tionghoa yang sarat akan ajaran budi luhur dan kebersamaan melekat dalam kue yang lengket ini.
Lantas, apa arti dari kue keranjang yang selalu muncul di perayaan Tahun Baru Imlek?
Rasa hingga tekstur punya arti masing-masing
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, kue ini punya nama asli nian gao. Adapun kata nian gao dan aksara Hanzi yang mewakilinya punya arti sama dengan kata "setiap tahun semakin tinggi".
Kata tersebut yang mendasari makna filosofis utamanya, yakni doa agar kehidupan seseorang terus meningkat, baik dalam hal karier, kesehatan, maupun kebahagiaan.
Tiap aspek dari kue ini juga punya nilai filosofis mendalam. Mari bedah satu persatu makna dari kue keranjang dalam tiap aspeknya.
- Persatuan dan kekeluargaan (Tekstur)
Teksturnya yang sangat lengket melambangkan hubungan keluarga yang erat dan tidak terpisahkan.
Baca Juga: Makna Tahun Kuda Api di Perayaan Imlek 2026, Pakar Feng Shui: FOMO, Ambisi, dan Risiko Burnout
- Keberuntungan yang manis (Rasa)
Rasa manis yang dominan adalah simbol harapan agar di tahun yang baru, hanya hal-hal manis dan menyenangkan yang dialami.
- Daya tahan dan kesabaran (Proses pembuatan)
Proses pembuatannya yang memakan waktu belasan jam mencerminkan kegigihan dan kesabaran untuk mencapai hasil terbaik dalam hidup.
Membuat kue keranjang sebenarnya menggunakan bahan yang sangat sederhana, namun membutuhkan kesabaran ekstra.
Kunci kekenyalan dan keawetannya bukan terletak pada pengawet kimia, melainkan pada proses pengukusan yang sangat lama.
Proses yang lama ini akan mematangkan tepung secara sempurna dan menyebabkan gula mengalami karamelisasi total.
Hal ini membuat kue berwarna cokelat gelap, mengkilap, bertekstur legit, dan mampu bertahan hingga satu tahun tanpa berjamur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Waspada Godzilla El Nino! Ini Cara Tepat Pakai Sunscreen Agar Kulit Tidak Gosong
-
Kenapa Harga Plastik Naik? Ternyata Ini 'Biang Kerok' di Balik Layar
-
Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Bikin Kulit Glowing
-
Apa Bedanya Jumat Agung dan Paskah? Bukan Hari Biasa, Ini Maknanya
-
6 Shio Paling Hoki pada 3 April 2026, Siapa Saja yang Beruntung Besok?
-
3 Bedak Tabur Wardah untuk Kulit Sawo Matang agar Makeup Tidak Abu-Abu
-
Diklaim Ramah Lingkungan, Ekowisata Justru Berisiko Gagal Redam Emisi Karbon Global: Mengapa?
-
Skincare Glad2Glow untuk Umur Berapa? Cek Panduan Lengkapnya di Sini
-
5 Bedak Murah yang Bagus dan Aman: Cocok untuk Sehari-hari, Mulai Rp20 Ribuan
-
Apakah SNBP Itu Beasiswa? Cek Penjelasan Lengkapnya Supaya Tidak Kaget