Suara.com - Apakah lelaki Anda adalah orang dengan emosi yang stabil pada hampir semua hari kecuali beberapa hari bulan? Apakah dia kadang marah untuk hal-hal kecil dan sensitif di hari-hari tertentu? Apakah dia merasa lelah dan malas? Apakah dia merajuk? Apakah dia menunjukkan perubahan suasana hati? Apakah ia bersikap seolah-olah dia sedang mengalami menstruasi?
Jika ya, maka itu adalah hal yang wajar. Karena menurut penelitian laki-laki juga mengalami fluktuasi dan perubahan hormonal. dan beberapa peneliti telah menemukan bahwa siklus ini memiliki pola bulanan.
Jadi, jika lelaki Anda menunjukkan sikap emosional atau menampilkan sikap yang berubah mungkin dia sedang berada di siklus bulananya! Mungkin, kini Anda perlu memahami untuk sesekali mendukung dia dengan menawarkan pelukan atau sikap empati yang mungkin bisa membantu dia mengatasi fluktuasi hormonal ini.
Dan, untuk itu Anda perlu memahami beberapa fakta berikut ini:
Fakta 1: Dalam survei terbaru, banyak perempuan mengungkapkan bahwa pasangannya menunjukkan kondisi tertentu yang biasanya terkait dengan siklus menstruasi. Mereka menunjukkan gejala seperti kelelahan, sensitif, kecemasan, perubahan suasana hati di hari-hari tertentu pada setiap bulan.
Fakta 2: Hampir 45% dari perempuan yang disurvei mengatakan bahwa mereka menemukan gejala itu muncul selama beberapa hari setiap bulan!
Fakta 3: Lebih dari 50% perempuan mengakui bahwa lelakinya mudah tersinggung saat menjalani apa yang disebut 'periode' nya.
Fakta 4: Beberapa perempuan juga melaporkan bahwa lelaki mereka terlihat kelelahan dan mengidam selama fase man-periodenya. Mereka juga melaporkan bahwa pasangannya lebih mudah marah dan lebih sensitif.
Fakta 5: Sama seperti perempuan, lelaki juga mengalami perubahan hormonal (testosteron) tetapi sampai saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa laki-laki menjalani sesuatu yang mirip dengan siklus bulanan.
Fakta 6: IMS atau sindrom laki-laki marah disertai dengan gejala seperti kebingungan, libido rendah, lesu, gelisah, murung, kelelahan, kemarahan dan depresi. Umumnya, hanya perempuanyang sangat dekat lelaki itu yang dapat mengamati gejala ini.
Fakta 7: Sebuah penelitian mengklaim bahwa laki-laki mengalami perubahan hormon hampir setiap jam dalam satu hari. (boldsky.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kapan Harus Ganti Bantal? Ini Tanda Sudah Kedaluwarsa
-
4 Cara Mudah Mengusir Tikus dari Rumah, Tak Perlu Racun!
-
5 Serum yang Bikin Wajah Glowing dan Plumpy Menurut Review Pengguna, Mulai Rp20 Ribuan
-
Belanja Sambil Jajan Kuliner Jepang? Pengalaman Ini Kini Bisa Dinikmati di Jakarta Utara
-
Fenomena Dating App Fatigue, Ketika Mencari Cinta Justru Berakhir Melelahkan
-
Menyiapkan Generasi Penjaga Lingkungan, Ratusan Pelajar Belajar Konservasi di Hutan Mangrove
-
Cara Membedakan Sepatu Melissa Ori dan KW, Awas Tertipu Barang Palsu
-
Hukum Menikah saat Hamil Duluan, Apakah Harus Menunggu Lahiran? Ini Kata Ulama
-
Anak Hasil Hamil di Luar Nikah Nasabnya ke Siapa? Ini Pandangan Ulama dan Hukum Indonesia
-
Profil Eka Rismayanti dan Radiansyah, Pasutri Owner WO Marwah yang Tipu 58 Calon Pengantin