Suara.com - Festival Layang-layang akan kembali digelar Dinas Pariwisata Ekonomi dan Kreatif Kota Makassar, akhir pekan ini. Panitia pelaksana memastikan festival ini akan dihadiri peserta dari mancanegara, dan mereka telah memberikan konfirmasinya.
"Sampai hari ini baru sekitar 15 orang yang telah mengonfirmasi kehadiran dan memastikan akan ikut jadi peserta layang-layang," ujar Ketua panitia pelaksana Abadi Gunawan di Makassar, Kamis (18/8/2016).
Dia mengatakan, 15 orang peserta yang sudah memastikan hadir itu adalah peserta dari Malaysia dan Singapura serta peserta nasional dari beberapa daerah di Indonesia.
Peserta dari Malaysia yang akan hadir itu dari Serawak dan Kuala Lumpur serta dari kota Singapura. Sedangkan peserta lainnya umumnya berasal dari Jakarta.
"Namanya saya tidak hafal tapi pesertanya beserta layang-layangnya juga akan dibawanya dari daerahnya masing-masing. Ada yang dari Kualalumpur, Serawak dan Singapura," katanya.
Sedangkan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Makassar Rusmayani Majid mengatakan, festival layang-layang yang diselenggarakannya ini adalah yang ketiga kalinya.
"Ini festival ketiga kalinya kita gelar secara berturut-turut dan animonya cukup besar dari penggiat seni di daerah lain. Ini cukup bagus untuk kita kembangkan lebih besar lagi nantinya," katanya.
Festival Layang-Layang di Pantai Akkarena Tanjung Bunga Makassar ini akan berlangsung selama dua hari yakni pada 20-21 Agustus 2016.
Ia menjelaskan, kehadiran atau kesiapan para peserta dari luar negeri itu tentu akan membuat kualitas festival akan semakin maksimal.
Ini juga sesuai dengan tujuan dari pihak Disparekraf Makassar dalam upayanya menarik para wisatawan untuk berkunjung dan menikmati segala potensi di Kota Daeng.
Selain peserta asing, para penikmat dan penghobi layang-layang dari beberapa daerah juga dipastikan hadir pada pelaksanaan nanti. Pihaknya juga berharap dukungan seluruh pihak demi suksesnya kegiatan tersebut.
"Sudah ada puluhan yang mendaftar dari lokal tapi yang konfirmasi resmi baru sekitar 15 orang itu. Kami juga masih membuka pendaftaran hingga hari pelaksanaan nanti," sebutnya.
Menurut dia, program festival layang-layang 2016 ini juga sudah dikirim ke aplikasi destinasi yang sebelumnya telah diluncurkan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Makassar.
Pihaknya juga berharap kegiatan ini kembali mendapatkan respon yang besar dari masyarakat dan membuat pelaksanaan kegiatan tahunan ini kembali semarak dan meriah.
Pada pelaksanaan tahun sebelumnya, jumlah peserta yang hadir mencapai puluhan orang dan sekitar 60 layang-layang berbagai jenis dan ukuran ditampilkan. Selain dari Indonesia, peserta dari Malaysia saat itu juga hadir dan ikut memainkan layang-layang di festival tersebut.
"Kita sudah sosialisasikan kegiatan spesial ini di aplikasi kami. Kami juga akan terus berupaya agar kegiatan ini bisa dihadiri semakin banyak peserta baik dari Makassar termasuk peserta luar negeri," jelasnya.
Berita Terkait
-
Buku Festival Layang-Layang: Belajar Menghargai Karya Orang Lain dengan Bijak
-
Warna-warni Langit Ancol saat Festival Layang-layang Internasional
-
Festival Layang-layang Jakarta di Pantai Lagoon
-
Hadir di Bekasi, Festival Layangan Hias Kite Festival 2023 Sukses Digelar
-
Ajak Anak Asah Kreativitas, Festival Layang-layang Spring Kite Fest Sukses Digelar
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Lampu Gantung yang Bagus Menurut Feng Shui, Ini 5 Ciri-Ciri yang Perlu Diperhatikan
-
Bisakah Plastik Dibuat Lebih Mudah Terurai? Penelitian Baru Tawarkan Pendekatan Lewat Upcycling
-
Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review
-
Hari Apa Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwal 9-10 Muharram 1448 H
-
4 Rekomendasi Genset untuk Peternak Ayam, Bebas Risau dari Mati Lampu Dadakan
-
Niat Puasa Tasua dan Asyura 9-10 Muharram Lengkap Arab, Latin, Arti serta Keutamaannya
-
Label Poliester Daur Ulang Terlihat Ramah Lingkungan, tetapi Apakah Benar Berkelanjutan?
-
Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Apa Saja? Ini 3 Varian dan Fungsinya
-
4 Sepatu Kanky yang Versatile, Pilihan Terbaik Buat Jalan Kaki Jauh hingga Daily Run
-
4 Parfum Lokal Aroma Kelapa yang Bikin Ketagihan, Wanginya Lembut dan Tahan Lama