Suara.com - Bagi Anda yang sedang mencari kain batik berkualitas jangan lewatkan pameran batik bertajuk 'Warisan 2016' yang dihelat di Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan, Jakarta hingga Minggu (28/8/2016) esok.
Harga kain batik yang dibanderol di pameran Warisan 2016 ini cukup menggiurkan, yakni mulai dari Rp75 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung dengan jenis dan motif batik tersebut.
Di gerai Batik Wening Cirebon misalnya, Anda bisa memperoleh kain batik cap dengan warna-warna cerah seharga Rp75 ribu. Gerai ini juga menyediakan promo paket kain embos dan kain batik cap hanya dengan Rp95 ribu.
"Ukuran kain masing-masing 2mx2m. Kalau embos bisa jadi dua baju," ujar Aji, penjaja outlet Batik Wening Cirebon.
Sedangkan gerai Batik Dua Putri Cirebon menjual kain batik cap mulai dari Rp150 ribu dengan motif floral yang memanjakan mata. Motif dan warna yang disediakan gerai ini cenderung bervariasi. Outlet yang terletak dekat pintu masuk pameran pun mempermudah pengunjung untuk melihat koleksinya.
Nah bagi Anda yang mencari batik khas Solo tak ada salahnya mampir ke gerai Laksmana Solo. Di sini harga yang ditawarkan masih bisa Anda tawar. Untuk batik cap misalnya harga yang ditawarkan mulai dari Rp150 ribu. Sedangkan batik tulis mulai dari Rp200 ribu hingga Rp7 jutaan.
"Batik tulis cenderung mahal karena motifnya nggak bakal sama dengan kain lainnya. Jadi limited edition. Selain itu untuk motif yang lebih lawas juga cenderung mahal karena sulit dicari," ujar penjaga gerai Laksmana yang tak mau disebutkan namanya ini.
Salah satu keuntungan membeli batik di pameran Warisan 2016 adalah jaminan keaslian batik yang telah dikurasi oleh kurator batik ternama di Indonesia seperti Mariana Sutandi, Dudung Alie Syahbana, Haryani Winotosastro, Komarudin Kudita dan Romi Oktabirawa. Pengrajin akan diberikan penilaian, tentang kualitas dan seberapa orisinil karyanya yang dituangkan dalam bentuk sertifikat.
Berita Terkait
-
Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"
-
Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya
-
Batik Ciprat Buka Harapan Baru bagi Penyandang Disabilitas di Banyuwangi
-
Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang
-
Mitra Binaan Batik BNI Meriahkan Pameran Puspa Nuswantara 2026
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?