Suara.com - Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, mengingatkan, Festival Bahari Pesona Kepulauan Togean 2016 merupakan ajang promosi wisata bahari di Sulawesi Tengah (Sulteng). Hal lain yang lebih penting, jangan sampai ada masyarakat Indonesia yang tidak tahu letak Togean. Seperti apa keindahan bawah lautnya? Seindah apa pantai dan bentang lautnya?
Arief mengatakan masyarakat Indonesia jangan sampai kalah gaul dengan wisatawan mancanegara (wisman). Sebab turis dari 15 negara telah menyatakan hadir dalam festival ini.
Kawasan yang berluas 362.605 hektare (ha) dan terdiri dari hutan serta perairan itu akan menjadi perhatian wisman dan Nusantara. Bagi yang sudah berada di Togean, silakan berkunjung ke banyak destinasi wisata menakjubkan di sekitarnya.
"Ada banyak pilihan. Pemandangan pantai dan bawah laut, semuanya indah. Yang datang ke Festival Bahari Pesona Kepulauan Togean 2016, nggak akan rugi," kata Wakil Gubernur Sulteng, H Sudarto, Togean, Kamis (26/8/2016).
Berbagai kegiatan menarik dan menyenangkan dapat Anda lakukan di Kepulauan Togean, seperti memancing, berlayar, berenang, dan menyelam. Ada pulau-pulau kecil, juga pulau besar dengan hutan lebat, yang menyimpan kekayaan flora dan fauna.
Anda juga dapat mengunjungi salah satu rumah asli peninggalan Suku Bajo yang ditinggalkan pemiliknya.
"Uniknya, rumah ini dibangun tanpa menggunakan paku satu pun," ujar Sudarto.
Namun, bagi Anda yang ingin menikmati keindahan Togean, Anda bisa mengunjungi tempat-tempat yang menyajikan pemandangan alam yang memikat di sekitarnya.
Setidaknya ada 7 wonder berpanorama eksotis yang bisa dinikmati saat berlibur di Togean.
1. Pulau Togean
Gugusan bukitnya mengingatkan pada Bukit Barisan Selatan di Sumatera, dengan bentuk horizontal. Bedanya, Bukit Togean membelah Teluk Tomini. Di sini juga ada Desa Katupat, yang memiliki pantai nan indah. Anda dapat menjajal trekking masuk ke hutannya.
2. Pulau Una-una
Ada yang berbeda dari pulau ini, yaitu pasir sepanjang Pantai Togean di Una-una, yang berwarna hitam. Menurut sejarah, pasir hitam ini berasal dari letusan kolosal beberapa abad silam. Gunung Colo di Una-una, sampai sekarang masih tercatat sebagai gunung berapi tua yang masih aktif.
3. Pulau Kadidiri
Merupakan pulau dengan karang barrier yang tajam. Pulau ini merupakan tempat favorit wisatawan untuk melakukan snorkeling (melihat pemandangan bawah laut). Di sinilah surga kehidupan terumbu karang Togean.
4. Pulau Batudaka
Ini merupakan pulau terbesar di sini. Paling mudah dicapai dari Kepulauan Togean. Anda dapat mengunjungi Desa Bomba untuk berenang, snorkeling atau mengunjungi Gua Kelelawar. Di Desa Bomba, Anda bisa menyaksikan eksotisme kehidupan Suku Bajo, yang dikenal sebagai manusia perahu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus