Suara.com - Bertanyalah soal kekhawatiran akan sebauh perselingkuhan pada seorang polyamorous (palyboy/playgirl), kemungkinan besar Anda akan mendapat jawaban, "Ya, di awalnya."
Tapi jika pertanyaan ini diajukan kepada seorang penganut 'monogami, mereka mungkin akan mengatakan, "Heck ya saya. Sangat menyakitkan!"
Ironi manusia adalah secara teknis mereka akan dikhianati di beberapa titik dalam kehidupan mereka. Karena, rasa cinta tidak datang dengan buku manual. Maka manusia hanya bisa menjalaninya, tanpa bisa menghindari apa yang tak diinginkannya. Dan, pengkhianatan kadang menyengat begitu keras sehingga beberapa orang tidak bisa pernah benar-benar pulih karenanya.
Itu sebabnya, bagus kita menyimak hasil penelitian yang IllicitEncounters.com baru-baru ini, yang menemukan usia rata-rata pasangan yang melakukan 'penyimpangan moral' alias berselingkuh.
Menurut penelitian yang melibatkan 1.000 orang responden itu, teridentifikasi bahwa usia paling rentan untuk melakukan perselingkuhan adalah 39 tahun. Ahh, ternyata pada sementara orang hidup tidak dimulai pada usia 40 tahun.
Fakta menarik lainnya, orang cenderung melakukan selingkuh di ujung akhir setiap dekade lainnya. Ini berdasarkan temuan usia 49tahun berada di posisi kedua, disusul kemudian dengan usia 29 tahun.
"Penelitian kami menunjukkan bahwa beberapa orang berselingkuh untuk mendapatkan perhatian pasangan mereka," kata juru bicara IllicitEncounters.com.
"Jika pasangan mereka adalah workaholic atau tidak lagi mendampingi mereka, maka selingkuh adalah cara untuk mengatakan: 'Hei, jika kau mencintaiku, maka perhatikan aku," ujarnya.
Membalas pengkhianatan yang dilakuan psangan adalah alasan umum lainnya. Jika Anda telah ditipu di masa lalu atau melakukan sesuatu yang telah menyakiti pasangan Anda, kata penelitian itu, mereka mungkin akan membalasnya. Jadi kawan, jika tak ingin diselingkuhi jangan juga selingkuh ya. (askmen.com)
Berita Terkait
-
Ancaman 'Micro-Cheating': Saat Perselingkuhan Berlindung di Balik Fitur Privasi Digital
-
Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh
-
Selain KDRT, Evan Marvino Diduga Selingkuh sampai Bikin Istri Tertular Penyakit Kelamin
-
5 Zodiak Dikenal Paling Gampang Selingkuh, Ada yang Hobi Tebar Pesona
-
Viral! Pernikahan Batal H-3, Calon Suami Diduga Selingkuh dan Tinggal Bareng Cewek Lain di Jepang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan
-
Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?
-
SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat
-
Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif
-
Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka
-
Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia