Pada acara pembukaan Pesta Ya’ahowu tersebut, Luhut tampak bersemangat. Ia memberikan apresiasi khusus kepada Yasona, yang disebutnya sebagai menteri pertama yang lahir dan berasal dari Pulau Nias.
“Ini buktinya kalau masyarakat Nias hebat-hebat,” kata Luhut, yang langsung disambut tepuk tangan riuh dari pengunjung.
Pelaksana Tugas Menteri ESDM yakin bahwa nadi Pulau Nias adalah pariwisata, khususnya wisata bahari dan budaya.
“Sektor pariwisata akan menjadi sumber penerimaan negara terbesar, karena menghadirkan devisa yang terus bertumbuh. Komoditas lain, seperti migas, batubara, dan minyak kelapa sawit terus menurun,” kata Luhut.
Luhut menyatakan, Nias membutuhkan infrastruktur seperti, bandara, listrik, jalan, air, telekomunikasi dan sebagainya. “Ini bukan lagi wacana. Tahapannya sudah mulai dikerjakan,” ujarnya.
Pemerintah pusat siap mendukung setiap kebijakan pemerintah daerah, terutama yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat.
“Bekerja keras dan jangan mau dikasihani! Tunjukkan bahwa Anda bisa! Jangan malu dengan pekerjaan orangtua bila hanya nelayan, sopir bus, atau petani, karena itu adalah pekerjaan halal. Anda malu, jika orangtua Anda pencuri,” kata Luhut menyemangati anak-anak muda Nias yang harus siap menyongsong era kepariwisataan dan hospitality itu.
Luhut membuka resmi Pesta Ya'ahowu Ono Niha dengan memukul gong. Acara dilanjutkan dengan rangkaian pertunjukan sanggar budaya dari masing-masing kabupaten dan kota se-Kepulauan Nias.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman