Suara.com - Pergaulan sosial di kantor bisa menjadi hal yang rumit. Anda mungkin berpikir telah melakukan hal yang tepat tapi orang lain bisa saja tidak berfikir demikian. Lalu bagaimana kah Anda harus bersikap? Berikut 5 perilaku yang harus dihindari saat di kantor :
1. Anda tukang gosip
Mungkin bisa jadi menguntungkan kalau Anda tahu segala sesuatu yang terjadi di kantor. Tapi Anda pasti tidak dikenal rekan lainnya sebagai orang pertama yang tahu berita buruk perusahaan. Masalahnya, Anda bisa dicap tidak loyal dan terkadang hal yang terucap bisa menjadi masalah untuk diri Anda. Gosip soal kantor memang menjadi topik seru untuk ketika sedang berbincang dengan rekan kerja.
Tapi Anda harus mengubahnya dengan mengangkat hal-hal yang lebih positif ketimbang drama kantor. Misalnya, saat membicarakan bos yang galak, Anda bisa melanjutkannya dengan mengatakan dia bisa berpotensi menjadi pemimpin yang baik.
2. Anda tidak malu untuk mengutarakan opini
Mengutarakan pendapat memanglah hal baik tapi selalu menjadi orang yang berkomentar pertama saat rapat, bahkan suka menyela rekan kerja adalah tindakan yang tidak baik. Hati-hati dengan sikap ini. Mungkin Anda ingin menunjukkan sikap semangat dengan pekerjaan.
Tapi orang lain bisa menganggap Anda terlalu konfrontatif. Anda perlu untuk lebih memperhatikan bagaimana orang lain berkomunikasi dan berinteraksi. Cobalah mengatakan hal-hal yang lebih inklusif. Daripada lebih banyak menggunakan kata "Anda", ganti dengan "kami".
3. Anda bereaksi buruk saat ada perubahan mendadak
Apakah Anda marah ketika bos memberikan tugas baru secara mendadak? Anda menjadi stres ketika harus mengerjakan sesuatu berdasarkan cara orang lain? Kalau ya, berarti Anda punya sifat yang kaku dan sulit dihadapi.
Anda butuh waktu untuk menerima kalau segala sesuatu bisa berjalan di luar keinginan Anda. Saatnya Anda untuk berubah dan menjadi tidak terlalu kaku. Sifat resistan hanya membuat Anda bisa kehilangan pekerjaan. Berani mengambil risiko menjadi langkah tepat karena bisa mengajarkan Anda banyak hal soal perubahan
4. Anda suka mengeluh
Mudah mengeluh di tempat kerja merupakan hal yang tidak baik. Ketidakamanan sering menjadi alasan di balik perkataan negatif. Lebih mudah mengeluh daripada mengambil tindakan nyata untuk mengatasi masalah. "Orang suka mendapat simpati dari orang lain," ujarnya. Namun, perilaku ini bisa menjadi racun dan akhirnya merusak reputasi Anda
5. Anda tidak bersosialisasi
Anda sering bicara terburu-buru dengan rekan kerja? Terlalu sibuk bekerja sehingga menolak ajakan makan siang atau meluangkan waktu setelah pulang kantor? Sebaiknya hal ini Anda tinggalkan. Menjaga hubungan kerja yang ramah merupakan kunci perusahaan yang produktif dan sukses. Luangkan waktu setidaknya 15 menit untuk minum kopi dengan rekan kerja. Buatlah diri Anda sebagai sosok yang mudah didekati dan bersosialisasi.
| Published by laruno.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC