Suara.com - Pasangan suami istri ada kalanya disarankan tak berbubungan seks di masa-masa tertentu, termasuk ketika si istri sedang menstruasi. Secara medis, larangan ini ada alasannya.
Dokter spesialis kandungan RS Mitra Kemayoran, Liva Wijaya, menjelaskan, bahwa saat haid, potensi perempuan terkena infeksi saat berhubungan seks cukup besar. Sebab, pada masa itu, pembuluh darah di area vagina terbuka.
Tingkat keasaman pH terkait dengan darah yang dikeluarkan juga tinggi. Sehingga, potensi masuknya bakteri melalui vagina lebih besar.
"Sebaiknya sih kalau lagi haid jangan dulu berhubungan seks. Soalnya saat haid pH asam sedangkan semen sifatnya basa. Tingkat pH jadi berubah semua. Sebaiknya tunggu sampai selesai," katanya di Jakarta belum lama ini.
Liva juga menyarankan agar kaum hawa lebih menjaga kebersihan vagina selama periode menstruasi. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan rajin mengganti pembalut 3 sampai 4 jam sekali, mencuci bersih vagina dari bagian depan ke belakang dan mengelapnya hingga kering.
"Saat menstruasi, perempuan rentan mengalami infeksi bakteri karena produksi darah di area vagina. Darah sendiri merupakan nutrisi bagi bakteri untuk tumbuh subur. Jadi kaum hawa harus lebih menjaga kebersihan vagina saat haid," ujarnya menjelaskan.
Tag
Berita Terkait
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Mengapa Edukasi Menstruasi Bisa Membantu Menekan Risiko HIV pada Remaja?
-
Dari Minum Air Hangat ke Empati Nyata: Cara Baru Mendukung Perempuan Saat Menstruasi
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif