Suara.com - Pada 9 Desember perusahaan perhotelan terkemuka Jepang, Fujita Kanko Inc membuka sebuah restoran Jepang baru, “Kourin” di Taipei, Taiwan. Ini merupakan restoran Jepang kedua Fujita Kanko di Taiwan, menyusul restoran “Kinsui Taipei by Hotel Chinzanso Tokyo”, yang telah dibuka pada Januari tahun ini.
Tak hanya itu perusahaan juga berencana untuk membuka hotel pertamanya di Taipei pada 2019.
"Meskipun kami dikenal karena hotel-hotel kami, Fujita Kanko sebenarnya lebih dari sebuah perusahaan perhotelan," kata Akira Segawa, Presiden dan CEO Fujita Kanko, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
Para chef, lanjut dia, telah diakui bakatnya di dunia. Lebih lanjut Akira mengatakan bahwa makanan mempunyai peran penting dalam budaya Jepang.
"Ini adalah perluasan dari bisnis perhotelan kami. Kami ingin menawarkan masakan Jepang yang autentik di luar Jepang sehingga lebih banyak orang dapat merasakan bagian penting dari budaya Jepang," imbuhnya.
Banyak restoran Jepang di 70 properti Fujita Kanko seperti; hotel, resor dan fasilitas hiburan, yang dikelola langsung oleh perusahaan, bukan sebagai penyewa. Perusahaan mengambil peserta magang dan melatih mereka untuk menjadi master chef. Fujita Kanko berencana untuk memperluas bisnis restorannya di luar negeri.
Berlokasi di pusat kota Taipei, “Kourin” akan menjadi restoran dengan kappo-style, gaya yang populer untuk dining restoran di Jepang, dimana chef akan memasak di depan para tamu yang duduk di meja panjang, dan kemudian akan langsung menghidangkan makanan ke para tamu.
Dirancang dengan gaya Jepang modern, “Kourin” akan menampilkan 12 meja panjang, dua meja untuk 4 orang, dan ruangan semi-privat untuk 6 orang. Menu, a la carte dan omakase menyajikan pilihan makanan Jepang seperti sushi, sashimi dan tempura yang disiapkan dari bahan-bahan lokal yang segar.
Satu menu andalan akan disiapkan di lava stone grill yang berasal dari gunung Fuji. Selain itu variasi pilihan sake dan sochu Jepang juga tersedia di restoran ini.
Menurut Departemen Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Jepang, jumlah restoran Jepang di luar Jepang tumbuh sebesar 60 persen antara Januari 2013 dan Juli 2015. Kondisi ini menunjukkan popularitas masakan Jepang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
-
BTN Siap Perkuat Kemitraan Strategis, Dukung Maluku Utara Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional
-
6 Rekomendasi HP 5G Murah di Bawah Rp 4 Juta, Gaming dan Multitasking Lancar
-
Sosiolog UGM: Aksi Main Hakim Sendiri Cermin Brutalitas Elite dan Krisis Hukum
-
Apple Rilis Update iOS 26.6 dan iPadOS 26.6 untuk Tambal Celah Keamanan
-
Ditinggal Pergi Selamanya, Amanda Seyfried Kenang Momen Bersama Anabul
-
Bukan Koperasi Biasa, Kopdes Infrastruktur Pemerintah untuk Salurkan Bantuan