Suara.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya mendorong maskapai penerbangan dari luar negeri ke dalam negeri menambah kapasitas penumpang. Terutama untuk penerbangan ke kawasan wisata unggulan Indonesia.
Arief beralasan sebanyak 75 persen wisman Indonesia masuk melalui udara. Sisanya, 25 persen melalui penyeberangan fery dari Singapora dan crossborder.
"75 persen Wisman kita masuk melalui udara, karena itu akses bandara maupun operator penerbangan harus didorong untuk menambah seats capacity," jelas Arief Yahya di Jakarta.
Baru-baru ini maskapai AirAsia menambah seats capacity untuk mengangkut wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Setelah menambah rute penerbangan dari Kualalumpur ke Lombok, Jogjakarta dan Pekanbaru per 26 Januari 2017 nanti, kini juga sudah menambah direct flight baru dari Johor Bahru ke Jakarta, 10 Januari 2017. Semua akan disentuh untuk mencapai target 15 juta wisman di 2017 ini.
"Semua lini kita optimalkan untuk mengejar target," ungkap Arief Yahya.
Sementara itu Direktur Niaga AirAsia Indonesia, Iwan Kamaruddin mengatakan AirAsia berkomitmen untuk terus mengembangkan rute-rute baru yang menarik guna mendatangkan lebih banyak lagi pengunjung ke Indonesia dan juga menghubungkan masyarakat Indonesia ke berbagai destinasi mancanegara.
Sepanjang tahun 2016, AirAsia telah menerbangkan sekitar 4 juta penumpang internasional ke Indonesia.
“Melalui pembukaan rute ke Johor Bahru ini, penumpang yang terbang dari Jakarta juga terhubung dengan jaringan penerbangan Grup AirAsia ke destinasi-destinasi menarik seperti Guangzhou di Tiongkok dan Ho Chi Minh di Vietnam, memberikan lebih banyak lagi pilihan destinasi wisata bagi wisatawan Indonesia,” kata dia.
Johor Bahru adalah Ibukota Johor di Malaysia Selatan yang menawarkan berbagai atraksi wisata yang menarik, mulai dari Legoland Resort Malaysia, Hello Kitty Town, kawasan wisata pantai Danga Bay, dan juga kawasan wisata belanja Johor Premium Outlet.
Baca Juga: Pemerintah Minta Potensi Pariwisata Bahari Dijaga
Adapun rute Jakarta-Johor Bahru dioperasikan oleh Malaysia AirAsia (kode penerbangan AK) menggunakan armada Airbus A320 dengan kapasitas 180 kursi. Grup AirAsia saat ini mengoperasikan 4 rute yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota di Malaysia, yaitu Jakarta – Kuala Lumpur, Jakarta – Kota Kinabalu, Jakarta – Penang dan Jakarta – Johor Bahru.
Seperti diketahui, para pelaku bisnis Pariwisata di Lombok NTB, Jogjakarta dan Pekanbaru Riau pun mulai tersenyum. Koneksi udara dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju kota-kota destinasi wisata bakal dibuka lebih lebar lagi. Inilah yang membuat optimisme para pegiat industry yang bergerak di sector pariwisata semakin kuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Emosi Memuncak! Pria di Bandung Bakar Motor Sendiri, Tiga Rumah Ludes Dilalap Api
-
Rekor Timnas Indonesia vs Singapura di Jalan Besar Stadion: Dramatis, dan Tak Pernah Mudah
-
Menteri PU Dody Hanggodo Wacanakan Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing
-
Sunscreen Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat? Ini 6 Rekomendasinya
-
Purbaya Curhat Gagal Beli Harley-Davidson Gegara Gratifikasi
-
War Ticket Upacara 17 Agustus di Istana Baru Dibuka, Antrean Virtual Tembus 4 Jam!
-
Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Berlanjut, Kejari Isyaratkan Ada Tersangka Baru
-
A Stone Sat Still, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Lewat Sebuah Batu
-
Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata
-
Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum