Suara.com - Untuk mendapatkan tubuh langsing banyak perempuan mengatur asupan makanannya. Seperti memperhatikan asupan protein, karbohidrat dan kalori serta rutin berolahraga.
Bagi Anda yang mendambakan tubuh langsing, ada baiknya, Anda mencontoh perempuan Jepang.
Perempuan Jepang mampu menjadi muda karena mengonsumsi makanan yang tepat. Tak heran, banyak perempuan Jepang bertubuh langsing, dan tampak muda, meski sebetulnya sudah berumur.
Dilansir dari Brightside, ternyata, perempuan Jepang memiliki rahasia makanan untuk mempertahankan bentuk tubuhnya. Berikut ulasannya.
1. Diet kaya dan seimbang
Perempuan Jepang lebih memilih memakan ikan, rumput laut, sayuran, kedelai, beras, buah, dan teh hijau, untuk diet.
Cuaca juga merupakan faktor yang tak kalah penting. Saat Di musim dingin, perempuan Jepang memilih mengonsumsi daging, ikan, dan sup. Sedangkan saat musim panas, lebih suka mengonsumsi sup dingin, makanan laut, ramen dingin, dan salad.
2. Metode memasak
Metode memasak juga menjadi faktor keberhasilan diet mereka. Perempuan Jepang lebih suka memasak makanan dengan merebus, memanggang, mengukus, atau menggoreng dalam panci khusus dengan minyak sedikit. Perempuan Jepang juga lebih suka mengiris sayuran, karena lebih cepat dimasak dan dikonsumsi.
Perempuan Jepang juga sangat menghindari junk food, agar terhindar penyakit di perut, hati, dan ginjal.
3. Budaya makan
Perempuan Jepang juga memiliki budaya makan secara perlahan, dengan potongan keci, dan porsi sedikit. Di Jepang, setiap makanan harus memiliki tempat tersendiri, dan makanan di piring tidak harus sampai penuh.
4. Nasi bukan roti
Perempuan Jepang memasak nasi tanpa garam atau mentega. Hal itu menjaga tubuh mereka tetap ramping.
5. Sarapan adalah merupakan makanan utama
Sarapan merupakan makanan utama di Jepang. Sarapan terdiri dari ikan, nasi, omelet, sup miso, hidangan kedelai, rumput laut, dan teh.
6.Tidak ada permen untuk pencuci mulut
Sebagai penutup, perempuan Jepang kerap mengonsumsi es krim yang terbuat dari beras (mochi). Makanan penutup tersebut rendah lemak, rendah gula baik mudah diserap oleh tubuh.
Tag
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan