Suara.com - Pernah mendengar Warung Tegal yang populer dengan sebutan Warteg? Sebuah tempat makan yang menyediakan nasi beserta lauk pauk di dalamnya.
Warteg memang sudah terkenal di Indonesia. Selain harganya terjangkau, warung makan merakyat ini juga punya begitu banyak pilihan lauk yang bisa kita pilih sesuai selera, di antaranya nasi goreng, mie goreng, berbagai pilihan sayuran, teh, kopi, jus buah dan masih banyak lagi.
Hampir semua orang dari berbagai kalangan menjadi konsumen Warteg seperti mahasiswa, pegawai negeri dan swasta, dan anak-anak. Oleh karena itu, Warteg merupakan usaha yang dapat memperkuat ekonomi Indonesia.
Sebagai warung makan tradisional, Warteg harus selalu menjaga bahkan meningkatkan kualitas rasa dan kebersihan makanan.
"Kualitas yang dihadirkan pada setiap makanan di Warteg memang berbeda-beda. Tapi nasi di Warteg menjadi primadona tersendiri. Karena terkenal dengan nasi pulen, hangat dan porsinya yang banyak," kata Rika Novita, Manager Small Home Appliances PT Panasonic Gobel Indonesia, dalam peluncuran program SEMARAK (Se-Indonesia Mari Menanak), di Jakarta, Rabu (8/2/2017).
Menurutnya, dengan banyaknya jenis nasi yang dihasilkan, penanak nasi yang digunakan di masing-masing warteg juga dapat mempengaruh kualitas nasi yang dihasilkan. Nah, sebagai upaya untuk mendukung usaha kecil menengah, Panasonic memberikan rice cooker untuk 500 Warteg di Jabodetabek melalui program SEMARAK.
"Ini adalah salah satu komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Selain itu, program ini juga diharapkan membantu meningkatkan jumlah pelanggan, yang pada akhirnya bisa meningkatkan penghasilan pengusaha Warteg," tambah dia.
Program yang baru kali pertama diadakan ini bekerja sama dengam Kharisma Bahari dan Lions Club Jakarta Monas Kalingga, untuk membantu proses pendistribusian unit rice cooker. Reiny Zahirsyah President Director of Lions Club Jakarta Monas Kalingga mengatakan bahwa pendistribusian akan dilakukan selama Februari-Maret 2017.
"Warteg yang mendapatkan rice cooker adalah Warteg yang memenuhi kriteria yang telah kami tetapkan, misalnya masih bersih (higienis), kualitas dan rasa makanan disukai pelanggan," terangnya kepada Suara.com.
Nantinya, lanjut dia, selain menerima rice cooker secara gratis, 500 Warteg terpilih sesuai data dari Kharisma bahari dan Koperasi Warteg Nusantara juga akan diajak mendonasikan beberapa bungkus makanan dari Warteg masing-masing, untuk disalurkan ke pembersih sampah di Jabodetabek.
"Bertepatan dengan Hari Sampah Dunia, kami ingin membagikan nasi bungkus pada pembersih sampah. Targetnya sekitar 250 bungkus dari para pengusaha warteg. Mereka bisa memberi seikhlasnya," imbuh Reiny.
Selain mendonasikan 500 rice cooker, Panasonic juga menjalankan marketing sosial campaign sejak 1 Januari hingga 28 Februari 2017, dengan cara setiap pembelian 1 unit rice cooker stainless series, pelanggan akan secara langsung menyumbangkan 1 kg beras kepada yang membutuhkan.
"Bila program sosial ini sukses, bukan tak mungkin ke depannya kami akan melakukan lagi program sosial serupa. Yang jelas kami selalu mendukung usaha kecil seperti Warteg, ” jelas Ahmad Razaki, Associate Director PT Panasonic Gobel Indonesia. (Madeleine Quirk)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan