Suara.com - Seorang perempuan muda asal Inggris yang mengalami kebotakan mengaku melepas pekerjaannya dan kini menganggur. Namun ajaibnya setelah menjadi pengangguran, rambutnya bisa tumbuh lagi.
Adalah Vikki Webb (25) dari Surrey mengalami kerontokan parah sejak November 2013. Kala melakukan keramas, tak jarang rambut Vikki tercabut begitu saja dan membuat gumpalan hitam di tangannya.
Setelah satu tahun menjalani pengobatan steroid, Vikki berhenti dari pekerjaannya sebagai asisten manajer pemesanan di sebuah hotel pada Desember 2016 dan menghabiskan enam bulan perjalanan ke Thailand, Singapura, Malaysia dan Australia.
Alhasil, karena berkurangnya beban pikiran, rambut Vikki kini mulai tumbuh kembali. "Semua orang mengatakan menjadi pengangguran adalah kuncinya dan saya setuju," ungkap Vikki yang kini mengaku lebih bahagia setelah hidup tanpa pekerjaan.
"Aku tidak tahu apa yang akan terjadi atau berapa lama aku akan tinggal (menjadi pengangguran), tapi aku merasa positif."
Ia masih ingat betul bagaimana seminggu setelah rambutnya rontok, memilih untuk berkonsultasi kepada dokter. Meski demikian, masalah terus berlanjut dan dokter-dokter yang ditemuinya membuat diagnosis yang sama dan meninggalkan perasaan harapan akan kesembuhan.
Hingga pada Mei 2014, ia didiagnosis dengan kondisi yang disebut universalis alopecia atau hilangnya rambut di kulit kepala dan tubuh, termasuk bulu mata.
Vikki sempat diberitahu oleh pihak Rumah Sakit Universitas Croydon di London Selatan bahwa tidak ada obat untuk menyembuhkan masalahnya, tetapi steroid dapat membantu rambutnya tumbuh kembali.
Meski membantu rambutnya tumbuh kembali, kerontokan yang dialami Vikki tetap terjadi. Hal luar biasa malah terjadi ketika Vikki memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya.
Rambut Vikki kini mulai tumbuh di setiap sisi kepalanya.
"Aku punya rambut mengembang di pinggir dan di belakang cukup tebal. Dan aku sangat senang punya bulu mata kembali dan ini adalah rambut yang sudah aku idam-idamkan selama tiga tahun," tambahnya seperti yang dikutip dari Dailymail.com
"Aku pikir berhenti dari pekerjaan dan bepergian adalah hal terbaik yang dilakukan. Teman-teman mengatakan pengangguran telah menyembuhkan ku," tutupnya. (Risna Halidi)
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
6 Shio Beruntung 31 Maret 2026: Buang Hal Tak Penting agar Rezeki Lancar
-
Perbedaan Compact Powder dan Two Way Cake: Mana yang Cocok untuk Kulit Anda?
-
Bukan Sekadar Rumah: Mengapa Fasilitas Komunitas Jadi Kriteria Utama Keluarga Urban Saat Ini?
-
Bukan Karena Pasangan atau Idola, Ini Motif Utama Orang Pilih Operasi Plastik
-
5 Treatment Klinik Kecantikan untuk Mengatasi Flek Hitam di Usia 40 Tahun
-
Fenomena Pink Moon Bukan Bulan Berwarna Merah Muda, Simak Faktanya!
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering agar Tetap Berkilau di Usia 35 Tahun
-
5 Bedak Tabur Emina Ampuh Kontrol Minyak Berlebih, Cocok untuk Kulit Berminyak
-
6 Lipstik Transferproof untuk Bibir Hitam yang Warnanya Elegan dan Anti Pudar
-
Cara Membuat SKCK Online, Simak Syarat dan Biayanya