Suara.com - Kita tahu bahwa menggunakan "daleman" yang sama dalam dua hari berturut-turut adalah suatu kesalahan besar. Namun bukan hanya itu kesalahan yang biasa dilakukan oleh perempuan dalam menggunakan underwear.
Berbicara kepada Seventeen dan dilansir dari dailymail.co.id, Octavia Cannon, DO seorang obstetri dan genokologi bersertifikat mengatakan ada enam kesalahan utama perempuan ketika menggunakan pakaian dalam. Apa saja?
1. Thong harusnya dihindari
Meski dapat menambah daya tarik seksual, memakai tali dan g-string bisa memiliki implikasi kesehatan yang serius. Dokter Cannon memperingatkan bahwa bakteri Ecoli dapat masuk melalui bawah vagina. Bagi mereka yang tidak bisa lepas dengan thong, Cannon menyarankan untuk menggunakan celana penuh agar terhindar tertidur menggunakan thong.
2. Pilih bahan dari katun dibanding sutera
Memang benar bahwa pakaian dalam yang menarik biasanya terbuat dari sutra dan memiliki renda. Namun sepertinya pakaian dalam tersebut perlu disimpan dan dipakai hanya pada saat-saat tertentu. Dokter Cannon mengatakan bahwa Miss V harus diberi kesempatan bernapas, dan kain seperti katun lebih tepat untuk menghindari infeksi.
3. Ganti underwear setelah latihan
Itulah mengapa kita harus membawa celana dalam cadangan ketika pergi ke arena gym. Dokter Cannon mengatakan hal itu benar-benar diperlukan. "Bakteri, lembab dan lingkungan," kata Cannon menjelaskan apa saja yang membuat celana dalam mengandung keringat yang tak baik bagi kesehatan.
4. Hindari terlalu wangi deterjen
Aroma wangi bunga dari detergen memang menambahkan aroma segar pada pakaian, tetapi hal itu juga dapat menambah malapetaka di area intim. Bahan kimia yang digunakan dapat menyebabkan iritasi pada vagina yang merupakan area paling sensitif. Untuk menghindari iritasi, Dr Cannon merekomendasikan deterjen bebas wewangian.
5. Beli celana yang pas
Hal ini tampak jelas, "Jika celana Anda meninggalkan tanda di kulit, Anda menempatkan diri pada risiko infeksi vagina dan ruam," ucap Dr Cannon. Jadi, menggunakan celana dalam yang pas bukan hanya membuat penggunanya merasa lebih nyaman tetapi juga bermanfaat bagi area intim.
6. Jangan pakai celana dalam yang sama dalam sehari
Dokter Cannon menegaskan merupakan sebuah ide yang buruk memakai daleman yang sama dalam sehari apalagi beberapa hari. Bahkan jika memutar dan membalikkan bagian dalam menjadi bagian luar, karena pakaian kotor merupakan tempat yang sempurna bagi bakteri untuk berkembang biak dan menjadi infeksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan