Suara.com - Sebuah produsen pakaian dalam perempuan jadi sorotan publik setelah memakai nama "ISIS" untuk salah satu koleksinya. Sebenarnya, "ISIS" yang mereka maksud adalah sebutan bagi dewi asmara dalam kebudayaan Mesir.
Namun, ternyata nama itu jugalah yang dipakai oleh organisasi teroris yang kini sedang hangat dibicarakan.
Adalah produsen pakaian dalam Ann Summers yang baru-baru ini meluncurkan koleksi terbaru mereka dengan nama ISIS. Kepada The Independent, pihak perusahaan Ann Summers mengatakan bahwa mereka sudah memilih nama "ISIS" untuk koleksi tersebut sejak enam bulan silam.
Mereka mengaku sadar bahwa nama itu juga dipakai oleh kelompok teroris. Namun, menurut mereka, sudah terlambat untuk melakukan perubahan nama. Mereka meminta maaf atas kesamaan nama itu dan menegaskan bahwa penamaan itu tidak ditujukan untuk menyinggung atau mendukung pihak manapun.
"Kami tidak mendukung dan tidak memaafkan aksi terorisme atau kekerasan," kata mereka.
Negara Islam sudah muncul dalam berbagai bentuk dalam satu dekade terakhir sejak dibentuk di Irak pada tahun 2004. Bulan Juni lalu, mereka memproklamirkan sebuah kekhalifahan di kawasan Aleppo di Suriah hingga Provinsi Diyala di Irak.
Beberapa hari belakangan Negara Islam juga menjadi sorotan setelah salah satu militannya memenggal seorang jurnalis foto Amerika Serikat di depan kamera. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung
-
GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026
-
7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM
-
Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival