Suara.com - Siapa yang tak tahu drama musikal Broadway yang menjadi salah satu tujuan seni pertunjukkan yang populer di kota New York, Amerika? Karena kehebatan produksi pertunjukan yang ditampilkan sejak dulu, drama musikal Broadway banyak menginspirasi para seniman teater di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Hal inilah yang juga membuat delapan orang anak muda di Jakarta membentuk sebuah komunitas yang dinamakan Jakarta Performing Arts Community (JPAC) pada 2014.
Lantaran mempunyai minat yang sama dalam bidang teater musikal, Presiden JPAC, Rio Rahmansyah dan teman-temannya saat itu, lantas memutuskan untuk memproduksi pertunjukan pertama mereka.
"Saya dan tujuh orang lainnya itu seneng banget sama teater musikal. Terus dari sana tercetuslah pengen bikin pertunjukan pada bulan Juli 2014. Namanya Broadway Cajava. Saat itu kita termasuk nekat, karena cast dan kru nya kita-kita aja," kisah Rio saat ditemui suara.com, belum lama ini.
Setelah melakukan pertunjukan pertamanya, lanjut dia, banyak orang yang menunggu-nunggu karya mereka selanjutnya.
Dari sinilah mereka akhirnya mulai secara serius membentuk sebuah wadah yang bisa menyalurkan minat dan bakat orang-orang yang senang dengan teater musikal. Hingga anggotanya pun terus berkembang dan mencapai lebih dari 300 orang saat ini.
Sejak 2014, JPAC sudah menyelesaikan delapan produksi, atau 2-4 kali pertunjukkan setiap tahunnya, yang seluruhnya adalah drama musikal Broadway. Rio menjelaskan, sampai saat ini JPAC masih mengerjakan pertunjukan-pertunjukan musikal broadway, karena komunitas ini tak hanya fokus pada akting, tapi juga menyanyi dan menari.
"Tapi kita mulai pertimbangkan juga untuk menampilkan original production, seperti Kartini karena ada beberapa masukan juga dari member. Kalau mereka punya ide dan keinginan, tentu akan kita dengarkan dan tampung," kata dia lagi.
Biasanya, kata Rio, setiap sebuah produksi akan dikerjakan, dia dan anggota lainnya akan lebih sering berkegiatan untuk mengadakan audisi, mencari karakter dari peran yang akan dimainkan.
"Ada yang memang nyanyinya bagus banget, atau aktingnya aja, atau cuma menari aja. Kita nggak akan maksain mereka harus menguasai semua itu. Nanti kita akan carikan peran yang cocok dengan kemampuan mereka saat audisi," ungkap Rio.
Selanjutnya, adalah melakukan latihan rutin untuk mempersiapkan pertunjukan. Rio mengatakan, JPAC bahkan membutuhkan waktu hingga satu tahun untuk melakukan persiapan.
Karena merupakan komunitas non-profit maka semua yang terlibat dalam produksinya, kata Rio, sama sekali tidak menerima imbalan, sedangkan hasil penjualan akan tiket digunakan untuk produksi selanjutnya dan terkadang untuk disumbangkan ke panti asuhan atau sekolah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik