Suara.com - Saat mendengar nama pahlawan perempuan Indonesia, Raden Adjeng Kartini, hal pertama yang terlintas dalam pikiran adalah Jepara.
Ya, salah satu kota di Jawa Tengah ini memang sangat lekat dengan sosok pejuang emansipasi perempuan itu. Ini dikarenakan Kartini dilahirkan di Jepara.
Selain tempat kelahiran Kartini, Jepara juga dikenal memiliki kuliner unik dan lezat yang tak boleh dilewatkan lho, salah satunya kuluban.
Makanan satu ini sering disebut sebagai saladnya masyarakat Jepara, karena berisi berbagai macam sayur-sayuran. Sekilas, kuliner yang sering dijadikan makanan pelengkap ini mirip urap, karena sayur-sayuran tersebut disantap dengan parutan kelapa.
Namun, ada yang membedakan kuluban khas Jepara dengan urap, yakni penggunaan nangka muda rebus, tauge dan petai yang dikonsumsi mentah. Nah, ingin membuat makanan khas kota Kartini dilahirkan? Berikut resepnya.
Bahan:
2 ons nangka muda
5 lonjor kacang panjang, potong kecil-kecil
1/2 ons tauge mentah
1/2 ons daun kacang panjang
1 papan petai mentah, potong menjadi dua bagian
1/2 sendok teh gula pasir
1/2 sendok teh garam
Bumbu lainnya:
1 1/2 ons kelapa muda, parut kasar
Bumbu halus:
1/4 sendok teh garam
1/2 sendok teh terasi. Sangrai
1 cm kencur
2 lembar daun jeruk
3 siung bawang putih
4 buah cabai merah
Cara membuat:
1. Siapkan semua bahan dan bumbu sesuai takaran yang ada di atas.
2. Ambil nangka muda, lalu potong-potong sesuai selera. Rebus nangka muda selama beberapa saat, angkat.
3. Lakukan hal yang sama untuk kacang panjang dan daunnya, sebentar saja, sisihkan.
4. Aduk kelapa muda yang sudah diparut kasar bersama bumbu yang sudah dihaluskan secara merata.
5. Kukus campuran tersebut hingga matang selama setengah jam, angkat
6. Campurkan semua sayuran yang sudah siap, seperti kacang panjang, daun kacang panjang, tauge dan petai mentah, dan potongan nangka muda.
7. Aduk bersama kelapa parut yang sudah dikukus tadi hingga rata, lalu sajikan di piring.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan