Suara.com - Bagi banyak orang, Korea Utara bisa jadi merupakan daerah paling misterius dan terisolasi di dunia. Relatif tak tersentuh oleh kehidupan modern, negeri komunis ini memang masih realtif tertutup dari dunia luar.
Padahal sementara itu, pejabat pariwisata Korea Utara sudah mengklaim bahwa mereka ingin menyambut dua juta turis per tahun pada tahun 2020 nanti. Angka yang tampaknya masih jauh untuk tercapai, mengingat tahun ini dilaporkan baru mencapai lebih dari 100.000 orang saja.
Namun itu artinya, bahwa mereka yang mengunjungi Korea Utara adalah juga sumber informasi yang jarang dan langka. Satu hal yang cukup jelas adalah para wisatawan yang memasuki Korea Utara akan menggunakan Air Koryo, satu-satunya maskapai di negeri itu yang memang dikelola pemerintah, di mana hanya ada satu menu makanan di pesawatnya yang dikenal sebagai Burger Koryo.
Dilaporkan, Burger Koryo selalu disajikan dingin di atas kertas minyak. Potongan cabainya bisa dikenali secara jelas, sementara kejunya tampak menyerupai karet.
Bagaimana dengan dagingnya? Jamie Fullerton, seorang jurnalis dari Vice, mengaku yakin bahwa itu adalah ayam, bukan daging babi.
"Dagingnya sangat kusam, dan sesuai dengan intrik yang mengelilinginya, bahkan lebih sulit dikenali daripada mengunyahnya," papar Fullerton, sebagaimana dikutip DailyMail.
Namun, meski tampak tak layak makan, Burger Koryo disebut memiliki 'pengikut setia' (yang kerap mengabadikannya). Tapi makanan ini terutama terkenal karena sangat tidak layak makan, di mana diperkirakan tidak ada orang yang pernah menyelesaikannya sampai habis.
"Saya juga tidak menyelesaikan (makan) Burger Koryo saya, tapi ini sebagian besar disebabkan oleh kebekuan kenyalnya dan bukan (karena) jijik," aku Fullerton pula.
Sebagai pembelaan dari sisi kuliner Korea Utara, Burger Koryo mungkin memang terlihat dan terasa sangat tidak menyenangkan, karena burger sendiri baru mulai ada dan disajikan di Pyongyang sejak 2009. Sementara di sisi lain, semua juga tahu jika mayoritas makanan di pesawat sendiri memang terkenal dengan rasa yang tidak lezat.
"Anda telah menjalani kehidupan yang membosankan jika pernah merasakan sepotong daging dan roti hambar," ucap salah satu operator tur Korea Utara, Simon Cockerell, menambahkan komentar tentang burger unik itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen
-
3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium
-
Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974
-
Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing
-
Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi
-
Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya
-
Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis
-
4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
-
Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah
-
Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel