Suara.com - Ada beberapa alasan yang mendasari masalah kesuburan setiap orang. Diperkirakan, sekitar 3,5 juta orang di Inggris, tengah berjuang untuk hamil secara alami.
Ini bukan angka yang signifikan. Bisa jadi, satu dari tujuh pasangan, yang Anda kenal tengah kesulitan untuk memiliki bayi.
Perempuan sangat sadar dengan faktor penyebab masalah kesuburan. Namun, tentu saja banyak faktor di luar kendali mereka.
Dr Anne Poliness of City Fertility Center di Melbourne, berbicara dengan Mamamiaabout enam alasan utama mengapa perempuan tidak dapat segera hamil.
Saluran tuba yang terblokir sperma
Saluran tuba yang terblokir sperma dapat dicegah untuk memenuhi indung telur, jika saluran tuba diblokir.
Menurut Dr. Poliness, alasan di balik saluran tuba yang tersumbat bisa berupa endometriosis atau infeksi panggul. Salah satu solusi yang mungkin dilakukan adalah, operasi mengeluarkan jaringan parut eksternal untuk membuka blokir tabung. Perawatan IVF juga bisa memotong tabung yang rusak atau tersumbat.
Siklus tidak teratur
Meski siklus menstruasi tidak teratur dapat menyebabkan masalah pada ovulasi, kondisi itu tidak selalu berbahaya. Namun, penting untuk melihat apa yang menyebabkan ketidakteraturan siklus tersebut.
Untuk mengobati siklus tidak teratur, terutama bagi mereka yang mencoba untuk hamil, Dr. Poliness menyarankan penggunaan obat-obatan seperti Clomid atau hormon perangsang folikel.
Fibroid Massa non-kanker di rahim atau leher rahim
Seberapa besar fibroid memengaruhi kesuburan tergantung pada ukuran, dan lokasinya. Sebagian besar fibroid tidak perlu dioperasi.
Dr. Poliness menekankan, tidak semua ginekolog akan mengungkapkan fibroid sebagai penyebab kemandulan. Namun, dia juga menunjukkan, ini berguna untuk memahami kerusakan yang mereka timbulkan.
Operasi tidak selalu diperlukan. Meski begitu, ada risiko kecil rahim harus dikeluarkan, dalam hal ini pembedahan harus diberikan dengan pembahasan yang matang.
Endometriosis
Dr. Poliness mengatakan, meski penyebab infertilitas lain bisa berupa endometriosis, belum tentu ada korelasi antara seberapa parah kondisi seseorang dengan peluang untuk hamil.
"Tidak harus parah untuk mengganti bagian tubuh yang membuatnya sulit hamil," ungkap dia.
Untuk mengalami kesulitan hamil secara alami, endometriosis bisa terjadi di ovarium, tabung, atau bahkan di belakang rahim. Metode laparoskopi untuk menghilangkan endometriosis dapat meningkatkan kemungkinan pembuahan alami.
Polycystic Ovary Syndrome atau PCOS
Dengan PCOS, ovarium mengeluarkan sejumlah besar testosteron yang mengganggu ovulasi, yang pada gilirannya menyebabkan masalah kesuburan.
Perempuan yang memiliki PCOS telah membesar, akan banyak kista kecil dalam ovarium.
Baca Juga: Studi: Sering Kerja Shift, Susah Punya Anak
"Bagi perempuan dengan PCOS, masalah utamanya adalah seberapa sering menstruasi. Jika seseorang memiliki siklus setiap empat atau lima minggu, tidak selalu diperlukan penekanan hormon. Namun, jika siklusnya setiap tiga atau enam minggu mungkin diperlukan," kata Dr. Poliness.
Dalam hal pengobatan, ovulasi juga bisa diinduksi dengan obat yang disebut clomiphene. Ada tingkat keberhasilan yang tinggi dengan obat ini, yang menghasilkan tingkat kehamilan sebanding dengan populasi umum. Jika tidak, fertilisasi in vitro (IVF) adalah pilihan lain bagi perempuan yang tidak dapat hamil setelah tidak berhasil dengan pilihan lain.
Usia
Dr. Poliness percaya, tingkat konsepsi terbaik untuk pasangan sehat normal adalah 20 sampai 25 persen per siklus menstruasi. Namun, pada saat berusia 40, tingkat konsepsi alami perempuan hanya lima sampai delapan persen per bulan selama enam bulan pertama.
Pada usia 43, tingkat ini diperkirakan turun menjadi tiga persen per bulan. Untuk meningkatkan peluang kehamilan, Dr. Poliness merekomendasikan pasangan berusia di bawah 35 tahun yang telah berjuang untuk hamil selama 12 bulan mencari bantuan dari spesialis kesuburan. Mereka yang berusia di atas 35 tahun yang telah berusaha selama enam bulan juga harus segera mencari pertolongan. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan
-
Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau
-
Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan
-
Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus
-
Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial
-
Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia
-
Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek
-
Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari
-
WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis
-
Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah