Suara.com - Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbanyak di dunia, mengonsumsi dan memakai berbagai produk dengan label halal adalah hal yang menjadi perhatian khusus bagi banyak masyarakat Indonesia.
Tidak hanya berbagai produk makanan dan restoran, pengurusan sertifikasi Halal oleh LPPOM MUI juga menjadi sesuatu yang penting bagi brand plester kulit, Hansaplast.
"Kami memahami kebutuhan konsumen di Indonesia yang menginginkan produk yang aman untuk digunakan. Sertifikasi Halal yang diberikan LPPOM MUI ini, merupakan wujud komitmen Hansaplast dalam menyediakan produk yang memenuhi persyaratan halal," ungkap Marketing Manager Hansaplast, Setiawan Saputra dalam temu media di Jakarta, Senin (12/6/2017).
Sertifikasi ini, lanjut dia berlaku untuk 20 varian dari 29 varian Hansaplast. Untuk tahap awal, yang mendapatkan sertifikasi Halal adalah produk yang berbahan dasar kain dan produksi lokal di Malang, Jawa Timur. Seperti Hansaplast Koyo, Hansaplast Medical Plester, Hansaplast Roll Plaster dan lainnya.
Sebenarnya, kata Regulatory Affair Manager PT Beiersdorf Indonesia, proses Sertifikasi Halal ini sudah dilakukan sejak tahun lalu, yakni November 2016 melalui sistem CEROL dan memakan waktu kurang lebih 18 minggu.
"Karyawan kami juga diberikan pelatihan seputar halal dari pihak LPPOM MUI dan internal, sehingga implementasi Sistem Jaminan Halal (SJH) pada Hansaplast sudah disiapkan dengan baik," ungkap dia.
Wakil Direktur LPPOM MUI, Ir Osmena Gunawan mengatakan, sertifikasi halal memang dibutuhkan semua orang, baik masyarakat muslim maupun nonmuslim, karena dengan sertifikasi Halal ini, sebuah produk tentu akan menjalankan SJH yang transparan dan lebih terpercaya bagi masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali