Suara.com - Urine adalah cairan ekskresi berasal dari ginjal. Di dalamnya, terdapat zat dan kandungan beracun, yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh.
Tapi, apa yang terjadi saat Anda memilih untuk mengumpulkan urin Anda sendiri dan bahkan meminumnya?
Inilah yang dilakukan seorang lelaki, yang mengaku sudah meminum urinnya sendiri selama enam tahun terakhir.
Menurutnya, hal tersebut ia lakukan sebagai terapi dan mengklaim bahwa ada banyak manfaat setelah dirinya meminum urin dalam kehidupan sehari-hari!
Lelaki bernama Dave Murphy ini, mulai meminum urinnya sendiri pada 2011 setelah menghadiri sebuah seminar tentang terapi urin.
Dia mengklaim bahwa ini adalah alasan di balik penampilan awet mudanya. Dave mengaku, bahwa dia biasa memasukkan urinnya ke kulkas sebelum meminumnya. Tapi sekarang, dia sudah mulai biasa meneguknya saat urin masih terasa hangat.
Dirinya juga mengaku, berat badannya mulai menurun saat ia menjalani kebiasaannya ini. Dia bertahan dengan satu jeruk bali dan dua gelas urin setiap hari. Satu-satunya makanan lain yang ia konsumsi adalah keripik kecil, yang dimakan tiga kali seminggu.
"Setelah minum urin saya sendiri, saya merasa lebih sehat dan bugar daripada yang pernah saya lakukan sebelumnya. Selain itu, saya tidak butuh banyak uang untuk bertahan hidup lagi. Karena semua urin yang saya minum, membuat saya tidak perlu makan banyak makanan sama sekali," ungkap dia.
Menurutnya, sebagai manusia, sebenarnya kita tidak harus mengonsumsi makanan sebanyak itu. Urin dapat membantu kita mengurangi jumlah yang biasa kita makan, karena mengandung semua kebutuhan manusia.
Baca Juga: Urine Berbau Menyengat, Waspadai Kondisi Penyakit Berikut!
"Kebanyakan orang mengira urin termasuk limbah kotor. Tapi sebenarnya, urin lebih bersih dari air," kata dia lagi.
Dave juga menggunakan urinnya untuk mencuci dan melembabkan wajahnya. Dia berpendapat bahwa urin dapat berfungsi sebagai produk anti penuaan.
"Garis dan kerutan saya telah hilang sejak saya mulai menggunakan kencing saya sebagai pelembab," tambahnya.
Tak hanya itu, ia juga telah menulis sebuah buku tentang topik ini yang berjudul 'The Human Body Owners Workshop Manual'. Dia menambahkan, setelah setahun meminum urinnya sendiri, dia mulai merasa jauh lebih baik dan tekanan darahnya kembali normal.
Meskipun Dave mengklaim mendapatkan manfaat luar biasa dari minum urinnya sendiri, ini sama sekali bukanlah sesuatu yang bisa dibenarkan. Selain itu, para ahli mengatakan, tidak ada bukti ilmiah yang menyarankan bahwa minum urin adalah pilihan yang sehat. [Boldsky]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional
-
Apa Itu Projection dalam Parfum? 3 Merek Lokal Ini Aromanya Tercium hingga 2 Meter
-
Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Ini Tanggal, Bacaan Niat, dan Keutamaannya
-
5 Lipstik Matte yang Dipuji Gak Bikin Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Kapan Hari Ayah di Indonesia? Beda dengan Tanggal Internasional, Ketahui Sejarahnya
-
Apakah Parfum Kedaluwarsa Masih Bisa Dipakai? Kenali Ciri-cirinya
-
Apa Itu Sillage Parfum? Ini 4 Rekomendasi Lokal yang Wanginya Semerbak saat Lewat
-
4 Cushion yang Tidak Luntur saat Berkeringat, Cocok untuk Aktivitas Seharian
-
30 Kata-Kata Hari Ayah Sedunia dalam Bahasa Inggris untuk Caption dan Story, Penuh Makna
-
Membaca, Menjelajah Kota, dan Bertemu Orang Baru Bersama LiteraTOUR