Suara.com - Penduduk Norwegia secara konsisten selalu berada di antara orang-orang yang paling sehat di dunia. Kebiasaan makan yang ideal membuat mereka menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi dinobatkan sebagai orang-orang paling bahagia di dunia.
Selain itu, penduduk Norwegia juga sangat peduli dengan kesejahteraan mereka dibandingkan penduduk dari negara lain. Penduduk Norwegia selalu memiliki cara untuk melakukan hidup dengan benar, termasuk gayanya saat berlibur.
Berbicara tentang liburan, mungkin Anda akan bertanya-tanya ke manakah penduduk Norwegia akan pergi berlibur? Syden adalah jawabannya. Di manakah Syden?
Syden yang berarti "selatan" merupakan istilah umum bagi penduduk Norwegia, untuk menyebut tujuan liburan mereka. Syden merujuk pada tempat di bagian selatan Norwegia, yang memiliki iklim lebih hangat.
Beberapa pulau di Spanyol, seperti Mallorca dan Gran Canaria, serta kawasan Mediterania disebut sebagai Syden. Kawasan ini memang cukup populer bagi penduduk Norwegia, hingga mereka berbondong-bondong menyewa pesawat carter yang akan mengantar mereka ke beberapa tujuan.
Setidaknya, ada tiga alasan mengapa Syden menjadi destinasi liburan utama mereka. Berikut, daftarnya seperti dilansir dari Huffingtonpost:
Mudah dijangkau
Penduduk Norwegia biasanya akan mengunjungi kawasan Syden dengan penerbangan langsung atau Charter Flight, yakni penerbangan khusus yang disewa dengan harga murah. Ini tentu tidak akan membuat mereka menghabiskan waktu dan uang lebih banyak.
Pantai atau kolam renang yang hangat dan cerah
Setelah musim dingin yang gelap, penduduk Norwegia biasanya akan memilih tempat yang hangat dan cerah. Karena inilah mereka memilih kawasan Syden. Seperti Mallorca dan Gran Canaria, pulau-pulau di Yunani seperti Kreta atau kota-kota pesisir di Kroasia.
Dan saat ini, kepopuleran Syden telah meluas seperti tempat-tempat tropis seperti Thailand dan Dubai.
Makanan dan minuman yang murah
Syden adalah surganya koktail murah makanan dengan harga terjangkau. Syden juga cocok untuk semua usia. Mereka yang lebih muda mungkin akan memperlakukannya lebih seperti liburan musim semi, tapi generasi yang lebih tua juga bisa menikmatinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kenapa Harta Warisan Keluarga Sering Menimbulkan Konflik? Detektif Jubun Ungkap Alasannya
-
6 Perhiasan yang Bawa Keberuntungan Shio di Tahun Kuda Api 2026
-
Teater Jaran Abang: Ketika Etika dan Estetika Dijaga Bersama di Atas Panggung
-
Dari Menyeberang Jalan hingga Buang Sampah, Pentingnya Anak Paham Keselamatan Sejak Dini
-
6 Sepatu ALDO yang Diskon di MAPCLUB, Ada Model Stylish hingga Artist Series
-
Etika dan Hukum Titip Doa Pada Jemaah Haji Dalam Islam
-
Tak Hanya Pintar Akademik, Generasi Muda Dituntut Kuasai Diplomasi dan Bangun Jejaring Global
-
Di Tengah Krisis Global, Traveling Tetap Prioritas: Anggaran Wisata Malah Meningkat di 2026
-
5 Parfum Aroma Mewah di Indomaret, Wanginya Elegan Bikin Percaya Diri
-
Siap-siap War, 11 Cara Beli Tiket Konser The Weeknd Via MyBCA