Suara.com - Gami atau Sambal adalah sebutan kuliner khas dari Kota Bontang, Kalimantan Timur, yang banyak disajikan di restoran atau rumah makan di kota tersebut. Di antara sekian banyak jenis gami, yang paling populer di Bontang adalah Gami Bawis.
Menurut Food Blogger Hanny Yasir, Bawis adalah nama ikan yang konon hanya ada di perairan laut Bontang. Meski demikian, ada pula gami lainnya seperti udang, cumi, ayam, ati ampela, kerang dan lain-lin. Adapun penyajiannya yang paling khas adalah cobek tanah liat yang digunakan untuk memasak sambal Gami.
"Dimasak langsung di atas api atau kompor, menjadikan sajian ini semakin nikmat," terangnya.
Anda yang penasaran ingin mengetahui seperti apa rasa sambal khas Bontang ini, dapat mengikuti resep yang diberikan oleh Hanny Yasir.
Gami Udang
Bahan I:
200 gr udang segar ukuran sedang
3 sdm Minyak goreng atau secukupnya
1 buah tomat besar, potong-potong
5 siung bawang merah, potong-potong
Bumbu II:
3 buah cabai merah keriting
8 buah cabai rawit (pedas sesuai selera)
2 siung bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt terasi
1 sdm gula merah
Garam dan gula pasir Secukupnya
Penyedap secukupnya, bila suka (saya ganti kaldu jamur)
Cara membuat:
1. Kupas udang bersihkan kotorannya, cuci bersih, sisihkan.
2. Siapkan cobek tanah liat ukuran besar, ulek bahan II, tapi tidak perlu terlalu halus.
3. Nyalakan kompor, letakkan cobek yang berisi sambal lalu masukkan minyak goreng, tumis, aduk rata.
4. Tambahkan potongan tomat dan bawang merah, aduk rata lalu beri gula, garam dan penyedap secukupnya (bila suka). 5. Masukkan potongan udang, aduk rata, cek rasa, masak hingga mendidih dan udang matang, angkat.
6. Gami Udang siap disajikan dengan cobek tanah liat, dilengkapi lalapan dan nasi hangat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan