Suara.com - Bagi Anda yang sedang melewati kawasan Senen, Jakarta Pusat, jangan lupa untuk mampir ke warung Soto Tangkar Tanah Tinggi yang sudah berdiri sejak 1959. Kuliner khas Betawi ini kini dikelola oleh generasi keempat.
Junaedi, pengelola Soto Tangkar Tanah Tinggi saat ini, berujar bahwa H Ikhsan adalah generasi pertama yang mengelola soto tangkar ini. Kini, ia dan istrinya merupakan keturunan generasi keempat yang dipercaya untuk mengelola bisnis kuliner legendaris ini.
Selama dua minggu kedepan sejak hari ini, Kamis (10/8/2017), Soto Tangkar Tanah Tinggi bisa Anda cicipi di Mall Ciputra Jakarta Barat dalam event bertajuk 'Kampoeng Legenda'.
"Sekilas mirip dengan soto betawi cuma bedanya di kuah. Kalau soto betawi berkuah kuning pucat atau putih. Kalau soto tangkar kuah kuning pekat kemerahan," ujar dia pada Suara.com, di Kampoeng Legenda Mal Ciputra, Kamis (10/8/2017).
Junaedi pun membeberkan rahasia dapurnya sehingga Soto Tangkar buatan nenek moyangnya bisa melegenda hingga sekarang. Bumbu utama yang dibutuhkan untuk menciptakan kuah Soto Tangkar yang sedap terdiri dari kunyit, bawang putih, bawang merah, udang kering, dan terasi.
Bumbu itu ditumbuk hingga lembut lalu ditumis. Ketika bau harum rempah-rempah sudah tercium saatnya masukkan santan. Begitu akan disajikan barulah isian soto seperti daging sapi, iso, babat, paru, kikil, tulang muda, dan tulang rawan dari telinga dicampurkan dengan kuah yang telah masak.
Bagaimana tertarik mencicipi lezatnya Soto Tangkar Tanah Tinggi ini? Yuk datang ke Kampoeng Legenda Mal Ciputra!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
DPRD DKI Soroti Kesiapan LPDP Jakarta, Usul Anggaran Diprioritaskan untuk Sekolah Gratis
-
Ekonomi RI di Kuartal II Diselamatkan Oleh Masyarakat yang Sering Makan di Restoran
-
Minyak Kemiri Murni vs Minyak Kemiri Bakar, Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?
-
Duh! 1 Lowongan Kerja Kini Diperebutkan 16 Orang, Persaingan Makin Brutal
-
From Cat Stevens to Yusuf Islam: Saat Ketenaran Tak Lagi Cukup Mengisi Jiwa
-
Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026
-
Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan
-
Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026
-
Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan
-
Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?