Suara.com - Sudah tiga hari pusat perbelanjaan Grand Indonesia, Jakarta Pusat, dipadati oleh pengunjung yang ingin membeli sepatu produk Amerika Serikat, Nike. Tak terkecuali hari ini, Rabu (23/8/2017), ratusan orang masih memenuhi area lantai 5, Exhibiton Hall Grand Indonesia dan membuat antrean yang mengular hingga area parkir 3A Grand Indonesia.
Antrean yang dipindahkan ke area parkir merupakan cara yang dilakukan oleh penyelenggara demi memberikan kenyamanan bagi pengunjung mal maupun pemburu sepatu Nike.
"Kita sistem buka-tutup, antriannya dari parkiran. Kemarin belum terorganisir sekali karena kemarin massa banyak dan gak sabaran," terang Brand Manager PT. Giordano Indonesia selaku penyelenggara, Devina Cristian saat ditemui di Grand Indonesia.
Selain pihak keamanan internal Grand Indonesia, lanjut dia, ada pula penambahan personel pengamanan dari pihak kepolisian sebagai bentuk antisipasi kericuhan seperti yang terjadi pada Selasa (22/8/2017) malam.
Di lokasi tersebut, Suara.com mencoba menemui beberapa orang yang sudah duduk dalam antrean di area parkir 3A. Alif dan Rico misalnya, dua pemuda asal Cempaka Mas tersebut mengaku sudah mengantre sejak pukul 10.00 WIB dan masih dalam antrean hingga pukul 14.30 WIB.
"Sepatu katanya dari 4 juta jadi 500ribu. Makanya habis rapat (di kampus), izin lalu ke sini," papar mahasiswa asal Jakarta itu.
Sayangnya, masih banyak pengunjung yang gagal masuk atau memilih untuk mundur setelah melihat antrean yang begitu panjang. Salah satunya adalah Jafar, pemuda asal Gandaria, Jakarta Selatan.
Ia terpaksa mengurungkan niatnya memburu sepatu merek Nike, karena melihat antrean sudah mengular hingga ke area basement. "Udah banyak banget. Soalnya sudah ke atas dan penuh. Ke bawah untuk stempel, dan penuh juga. Rencananya besok pagi (datang lagi) tapi lihat jadwal kerja juga," terang Jafar.
Rencananya, ia akan mengincar dua pasang sepatu yaitu sepatu futsal dan sepatu kasual. "Dari broadcast di WA, diskonnya sampai 90 persen," tutup Jafar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN