Suara.com - Mengisi long weekend ini, Lippo Mall Kemang menggelar kegiatan “SneakerPeak Kemang” dengan mengusung tema “Jakarta Sneakers Culture Scenery” selama empat hari, sejak Jumat (21/4/2017) hingga Senin (24/4/2017) di main atrium lantai ground Lippo Mall Kemang.
Selain menggelar Exhibition, pecinta sneaker juga dapat mengikuti kegiatan talkshow, workshop, auction dan trade Sneaker.
Beberapa hal menarik dan membedakan dengan kegiatan serupa yang ada sebelumnya adalah, pecinta sneaker tidak perlu membeli tiket masuk ke area SneakerPeak Kemang alias gratis, asyik kan! Selain itu, di sini pengunjung juga dapat melihat sneaker merek Nike Dunk Paris seharga 12.500 dolar AS atau sekitar Rp 150 juta, yang dipajang dalam boks kaca lho!
Nah, untuk Anda yang memang sedang mencari sneaker, event ini tentu saja tak boleh dilewatkan. Di sini banyak pilihan model sneaker keren yang bikin Anda tampil semakin gaya. Sementara untuk harga sneaker yang ada di SneakerPeak Kemang, dibanderol Rp 3 juta ke atas.
Event yang digelar hasil kerja sama enam komunitas Sneakers dan G-Shock dimana masing-masing komunitas juga memiliki ribuan keanggotaan, hadirnya dua orang perwakilan team Cozy yang merupakan global komunitas online fotografer yang memiliki passion terhadap sneaker, fesyen dan segala hal yang mengutamakan kenyamanan.
Dua tamu istimewa ini adalah Bludshot yang dikenal para pencinta sneaker sebagai Co-Founder of Cozy and social media manager of Highnobiety, dan Cole Younger yang juga dikenal sebagai anggota dari Cozy dan co-founder label estetika dari Los Angeles. Kedua orang ini hadir sebagai pembicara yang membahas tentang fotografi dan sneaker.
Tak kalah menarik bagi pencinta sneaker, kegiatan Sneakerpeak Kemang kali ini diikuti lebih dari 55 seller dan dengan total 63 booth. Selain seller, ada pula komunitas yang akan membagikan pengalaman mengenai sneaked.
Baca Juga: Di Masjid, Sandiaga Janji Tak Ambil Gaji Wagub DKI
Lebih dari itu, Sneakerpeak juga memamerkan lebih dari 150 sepatu sneaker termasuk ikonik sepatu yang sangat langka yang diproduksi sejak tahun 80-an. Kerennya lagi, beberapa dari koleksi sepatu tersebut ada yang baru kali pertama dipamerkan kepada publik.
Tema “Jakarta Sneakers Culture Scenery” diambil, karena selain sebagai ajang berkumpulnya komunitas lifestyle seperti Sneaker dan G-shock, kegiatan ini juga bertujuan untuk menunjukkan sejarah dan evolusi desain sneaker yang rumit dan menarik dari berbagai merek, serta komunitas sneaker Indonesia.
Untuk memberikan tambahan informasi dan pengetahuan, para pencinta sneaker juga dapat mengikuti kegiatan talkshow dengan berbagai tema yaitu bagaimana menjadi seller sneaker, culture sneaker, shoes and care dan juga repaint & repair sneaker dengan narasumber yang memiliki kemampuan di bidangnya.
Cole Younger dalam press conference yang digelar pada Jumat (21/4/2017) mengaku kagum dengan beberapa koleksi sepatu yang dipamerkan di SneakerPeak kali ini. Ia menilai, beberapa koleksi sneaker yang ada di SneakerPeak Kemang tidak pernah dia temui di negara asalnya Amerika.
Sementara itu, Pandu Polo selaku perwakilan dari Indonesia Sneaker Team menjelaskan bahwa pada gelaran sneaker kali ini pihaknya menghadirkan kurasi display sneaker, seller dan legit check.
"Kami juga menghadirkan aktifitas yang sangat bermanfaat bagi pencinta sneaker dengan harapan apa yang kami buat dan lakukan dapat memberikan edukasi kepada anak-anak yang memiliki hobi yang sama dengan Indonesia Sneaker Team," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali