Suara.com - Selain untuk mempercantik diri, banyak perempuan menggunakan make up untuk mengoreksi beberapa bagian wajah yang dianggap memiliki kekurangan. Salah satu dasar yang digunakan ketika ber-make up adalah, foundation.
Namun, penyanyi cantik Syahrini tak senang memakai foundation. Perempuan berusia 35 tahun ini sebisa mungkin menghindari penggunaan foundation pada saat merias wajah karena memiliki kulit yang cukup sensitif, dan penggunaan foundation menyebabkan kulitnya menjadi berjerawat dan beruntusan.
"Kalau make up sama make up artist aku suka deg-degan karena jenis kulitku sensitif, setelah pakai foundation, satu jam kemudian langsung menutup pori-pori dan menyerap ke kulit. Kemudian langsung keluar beruntusan dan merah-merah. Hilangnya suka lama," ujar dia saat ditemui dalam acara peluncuran Lakme Absolute Reinvent di Jakarta, Kamis (14/9/2017).
Untuk menyiasatinya, pelantun "Sesuatu" itupun hanya menggunakan krim harian, bedak tabur dan blush sebagai dasar make up. Syahrini juga benar-benar mengutamakan penggunaan kuas yang bersih agar tidak menimbulkan masalah pada kulitnya.
"Kalau counturing di luar sering seperti pakai shading, itu menurutku sudah counture banget. Pokoknya aku sering merasa menyesal kalau pakai foundation," ungkapnya.
Selain itu, selebriti yang dikenal dengan gaya glamournya sangat senang menonjolkan bagian mata saat berdandan. Pasalnya, dia memiliki mata yang sayu.
"Heavy di mata saja, kalau nggak soalnya cenderung kayak lelah. Karena aku mata orang Sunda, cenderung sayu," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes
-
Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg
-
Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add
-
Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Pajak Pulp PT TPL, Kerugian Capai Rp2 Triliun
-
Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP
-
Etika Pakai Smart Glasses di Ruang Publik, Ini Kata Komdigi
-
Sering Diabaikan, Masalah Sepele pada Gigi Ternyata Bisa Merusak Sistem Pencernaan
-
Kasus Sutrimo Naik Penyidikan! Polisi Temukan Unsur Pidana di Balik Kejanggalan Kematian
-
Daftar Perombakan MSCI untuk Saham Indonesia, IHSG Bersiap Tertekan?