Suara.com - Memiliki kakak seorang desainer ternama membuat aktor Mario Lawalata merasa bangga. Sang kakak, Oscar Lawalata, dikenal sebagai salah satu desainer muda yang memiliki kepedulian mendalam terhadap kain tradisional Indonesia, seperti batik, ikat, dan tenun.
Karena hal itu juga, kata Mario, yang membuat dirinya lebih paham dan lebih menghargai karya maupun budaya tradisional Nusantara. Mario pun kerap menggunakan karya sang kakak dan bangga dalam berbusana batik pada berbagai kesempatan.
"Pasti dong, kalau baju formal batik dan tenun sudah pasti pakai punya Oscar. selain karena kakak (sendiri), hasilnya sudah jelas, bagus banget," kata Mario saat ditemui Suara.com dalam acara Pameran Seratus Kain Nusantara Oleh Oscar Lawalata di Museum Bank Mandiri, Kawasan Kota Tua, Jakarta Utara, Rabu, (25/10/2017).
Saat memilih batik, Mario merasa motif tak melulu harus menjadi penilaian utama. Meski dalam beberapa kesempatan, katanya, motif yang terlalu sederhana juga akan terasa kurang 'klik' bila dipakai saat acara formal.
"Semua disesuaikan. Kalau motif terlalu santai, kurang pas untuk acara formal. Tapi saya lebih kepada nyaman. Baik itu gaya modern atau benar-benar tradisional, bahan selalu nyaman agar gak gatal-gatal atau panas," ungkapnya.
Selain itu, bentuk dukungan kedua Lawalata bersaudara ini juga datang kala sang adik--Mario, yang lebih aktif bekerja di dunia entertainment berencana membuka line busana sendiri. Oscar yang lebih lama berkecimpung di dunia mode, ikut serta membantu memberi masukan pada rencana Mario kelak.
"Saya ada niat (buka clothing line). Tapi mungkin bukan tradisional, lebih mix and match dan lebih sporty, lebih santai. Baru planning sih, dan akan dibantu Oscar juga. Tapi karena kesibukan masing-masing, jadi masih tertunda," tandas lelaki berdarah Manado tersebut.
Di acara yang sama, Oscar Lawalata melalui Oscar Lawalata Culture juga berencana memberangkatkan pengrajin batik Trenggalek, Jawa Timur binaannya ke Unesco.
Baca Juga: Batik Motif Arsiran Dian Pelangi
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali