Suara.com - Salazon adalah restoran dan bar baru yang bergaya chic-industrial di Seminyak, Bali, dengan fokus pada proses memasak menggunakan kayu bakar, daging dan ikan yang diawetkan, diasap dan dipanggang. Desain Salazon yang spektakuler mengingatkan suasana di New York, Paris maupun Sydney.
Salazon berarti metode pengasinan, berbagai proses dry-aged, pengasaman dan fermentasi yang dapat dilihat oleh para tamu, dan menambah keistimewaan acara makan siang serta makan malam Anda.
Salazon adalah proyek pertama dari En Vie Lane, sebuah pusat gaya hidup baru yang dibuka di jantung Seminyak dan merupakan rumah bagi beragam venue yang menawarkan berbagai pilihan menakjubkan untuk bersantap, minum, bersenang-senang dan menghabiskan waktu luang.
Salah satu hal yang terutama di Salazon adalah oven Scotch seberat 5,8 ton. Oven kayu bakar ini tetap menyala 24 jam sehari pada suhu yang berbeda untuk menghasilkan berbagai makanan mulai dari roti hingga ikan, unggas dan daging panggang. Oven ini menggunakan tiga jenis kayu untuk menghasilkan bara api yang digunakan untuk memanggang, mengasapi dan seluruh proses memasak lainnya di dapur, bahkan abu kayu dari proses pembakaran ini pun digunakan.
Oven Scotch ini memberikan panas ke seluruh dapur dan merupakan inspirasi bagi keseluruhan konsep Salazon. Dapur besar yang bergaya terbuka dengan tempat duduk tinggi yang diatur di sepanjang konter, mengajak pengunjung menikmati pengalaman visual proses persiapan makanan yang menyeluruh; mulai dari memesan makan, sambil merasakan hangatnya oven.
Ada juga meja dengan kursi-kursi indah di ruang utama serta area makan yang lebih pribadi. Ruang makan private menyediakan suasana lebih intim yang menarik, dengan desain sederhana namun mewah. Suasana yang ramai dan semarak di seluruh restoran mengundang para tamu untuk berlama-lama dan menikmati pengalaman Salazon mereka.
Segala sesuatu yang disajikan di restoran ini dibuat di restoran ini sendiri; daging dry-age, charcuterie, bahkan roti sourdough dan mentega disajikan dengannya. Tim ahli di Salazon membuat sendiri cuka saus tomat, saus cabai, es krim dan kue kering.
Executive Chef Paul Lewis merencanakan menu dengan masak, dan menggunakan timeline yang berbeda dalam proses pengeringan karena panjangnya proses pengeringan daging dan pengasaman bahan-bahan tentu memakan waktu yang berbeda dengan proses untuk membuat cold cuts dari bebek, ikan, burung dara, ayam, daging babi dan daging sapi. Ikan tenggiri
Spanyol dikeringkan selama sembilan hari, untuk menghilangkan bau amisnya dan memberi cita rasa yang halus dan lezat.
Hidangan favorit para tamu di Salazon termasuk Chopped Tuna – dry aged loin, yang kemudian diasap dan disajikan dengan tattie scone dan sea urchin; Tartare dry aged daging sapi - 4
potongan daging sapi yang berbeda, digabungkan dengan lemak daging sapi yang telah diasinkan, garam, merica, daun bawang dan kemudian disajikan dengan krim terung, acar dan kerupuk rumput laut; Chorizo??
Baca Juga: Nikmati Seafood hingga Masakan Mediterania di Bar Seminyak Ini
Sanga – chorizo yang dikeringkan selama 30 hari, brioche, saus tomat buatan sendiri dan adas atau babi guling yang populer. Semua makanan mulai dari hidangan pembuka hingga hidangan penutup bisa disantap bersama-sama ataupun dinikmati sendiri.
Semua bahan, kecuali daging sapi di dapatkan secara lokal, termasuk daging domba lokal. Untuk daging babi, Chef Paul telah memiliki hubungan yang baik dengan para produsen daging babi organik di Bedugul, serta supplier bahan baku hasil laut yang berhubungan dengannya secara langsung untuk menawarkan hasil laut yang segar setiap harinya.
"Saya berdarah keturunan Skotlandia tapi merupakan generasi kedua di keluarga saya yang berkewarganegaraan Australia. Dari situ lah saya mengenal tradisi dry age, mengasap dan memanggang di negara-negara ini yang telah memberi saya ilham mengenai Salazon," kata Executive Chef Paul Lewis.
"Ketika orang berpikir tentang kayu api, mereka cenderung memikirkan pizza, tapi di sini kami lanjutkan prosesnya ke tingkat lebih lanjut sehingga secara intrinsik hampir semuanya yang ada di restoran ini, bahkan koktail kami pun memiliki aroma asap," sambungnya.
"Bagi saya, hal ini merupakan gaya memasak murni yang telah lama bertahan, tanpa peralatan modern, menggunakan proses penuaan, mengasap dan mengawetkan secara tradisional. Memasak dengan gaya asli atau kembali ke dasar, seperti yang akan dilakukan nenek saya," tutup dia.
Interior Salazon yang memukau dirancang oleh Ushers by Design. Area restoran merupakan ruang yang besar dan panjang dan dengan sengaja menciptakan pemandangan yang menakjubkan bagi para tamu saat mereka berjalan masuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan