Pandangan mata para tamu akan tertumpu pada penggunaan kayu jati dan lantai keramik di ruangan ini, di mana wine cellar dan dry aged room berada, memukau para tamu dari sejak mereka melangkah masuk. Walau begitu, para tamu dijamin tidak akan merasa asing dan tidak nyaman, tetapi justru sangat tertarik dan menikmati berada di dalam ruangan yang juga bernuansa Indonesia dan Bali ini. Jendela melengkung yang menampilkan karya seni dari hewan asli Indonesia dan di atas bar ada artwork keluarga rusa-manusia dalam lanskap Bali yang dramatis.
Sebuah peta Indonesia yang terbuat dari keramik terpahat pada bar, dan meja makan yang terbuat dari kayu suar terlihat kontras dengan meja makan dari kayu jati solid yang memiliki ukiran ilustrasi cakrawala Kota Jakarta. Di ruang makan pribadi, dindingnya ditutup dengan lapisan kayu bertekstur dengan karpet hitam, begitu juga dengan kabinet pengawet untuk menunjukkan berbagai makanan yang di fermentasi.
Meja makan kayu suar dengan sepuluh kursi memiliki sandaran kursi tinggi berlapis warna semangka pucat yang lebih feminin untuk menambahkan kontras. Di langit-langit tergantung lampu yang besarnya hampir sebesar meja itu sendiri. Seniman, desainer dan pemasok lokal digunakan sebisa mungkin di semua area restoran ini. Setiap bahan yang digunakan bersumber di Indonesia dan setiap perabot dan dekorasi dirancang dan dibuat di Indonesia.
Berbagai pilihan koktail di Salazon dirancang oleh Helmut Roessler, Corporate Director of Food & Beverage dengan mengikuti tema asap kayu bakar untuk melengkapi sajian makanan dengan sempurna.
Troli negroni untuk membuat negroni asap yang nikmat di depan para tamu di meja atau terdapat lift antik yang cantik untuk membawa para tamu ke lantai dua atau area lounge, ruang di mana makanan, minuman, musik dan fashion serta karya seni bergabung menjadi satu dan secara unik menciptakan pengalaman ala En Vie.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
Terkini
-
Berapa Harga APAR? Heboh Petugas SPBU Ogah Padamkan Motor Terbakar, Sebut APAR Mahal
-
Masih Bingung Urutan Skincare? Ini 5 Langkah Pagi Hari dan Jeda Waktu Ideal yang Wajib Pemula Tahu
-
Buttonscarves Gandeng Alexandra Lapp, Hadirkan Koleksi Syal Sutra dan Tas Kulit dengan Gaya Klasik
-
Saat Telur Jadi Harta Karun: Cara Sederhana Menghidupkan Momen Paskah Sambil Kulineran di Sini
-
5 Sepatu Lari Ortuseight Ternyaman Selain Hyperfuse 3.0 untuk Daily Run
-
Berapa Harga Sepatu Adidas Spezial Termurah? Ini 5 Tipe Paling Banyak Diskonnya
-
Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
-
5 Pilihan Parfum Pria Lokal: Wanginya Tahan Lama, Cocok Dipakai Sehari-hari
-
4 Rekomendasi Sunscreen Emina SPF 50 Terbaik untuk Menangkal Sinar UV
-
Mengenal Ibadah Alam: Cara Jemaat GKJ Baturetno Menghayati Keluhan Bumi