Suara.com - Mendengar kata Raja Pisang Nugget, tentu sebagian dari Anda yang tinggal di Jakarta sudah tidak asing lagi dengan merek pisang nugget satu ini.
Ya, pisang nugget kini menjadi salah satu camilan yang sedang tren di Ibu Kota maupun daerah-daerah lainnya.
Raja Pisang Nugget sendiri merupakan salah satu pionir yang melejitkan pisang menjadi camilan yang inovatif dan hadir dengan beragam varian rasa seperti Cokelat, Keju, Oreo, Greentea, Vanilla dan masih banyak lagi.
Anggita Prima pemilik usaha Raja Pisang Nugget bercerita, awal mula usahanya ini tak lepas dari kesukaannya menyantap pisang pasir dari sebuah brand. Hingga akhirnya ia mendapati bahwa pisang pasir yang sering dibelinya itu tidak semanis biasanya.
Tak puas dengan perubahan rasa pisang pasir tersebut, Anggi pun mencoba bereksperimen untuk membuatnya sendiri. Dalam usaha eksperimen tersebut, ia menemukan resep pisang nugget yang lebih dulu ada di Makasar.
Berbekal nekat, Anggi membuka usaha pisang nugget di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
"Pas tahun baru 31 Desember 2015. Tapi dulu orang kan belum tahu pisang nugget itu apa. Dikiranya kayak nugget daging terus ada pisang gitu kali ya. Jadi agak susah jualnya. Harga sewa standnya juga mahal, 2 juta sebulan," ujar Anggi kepada Suara.com, belum lama ini.
Dewi Persik Di-endorse Gratis
Pemasukan yang tak sebanding dengan pengeluaran membuat Anggi memindahkan usaha pisang nuggetnya di rumah. Berhasil menjual 20 box pisang nugget dalam sehari sudah merupakan pencapaian besar Anggi pada saat merintis Raja Pisang Nugget. Hingga akhirnya pada April 2016, perempuan berusia 26 tahun ini memberanikan diri mendaftarkan usahanya di layanan Go-Food.
Promosi gencar di media sosial juga dilakukan Anggi. Tak jarang ia membanjiri komen Instagram para artis dan selebgram untuk mempromosikan usahanya.
Nah, salah satu selebriti yang merespon tawaran Anggi untuk mencicipi Raja Pisang Nugget adalah Dewi Persik.
"Dewi Persik bales dan kasih nomer asistennya. Bahkan dia mau nggak dibayar. Ongkir Gojek bahkan dia yang bayarin karena aku nggak ada modal sama sekali," tambah ibu dari satu orang anak ini.
Setelah Dewi Persik mempromosikan foto Raja Pisang Nugget di laman Instagramnya, Anggi mengaku jumlah pengikut akun instagram Raja Pisang Nugget terus melonjak. Hal ini juga diikuti dengan pesanan yang terus berdatangan.
Kini hampir dua tahun, Anggi dan suami merintis usaha Raja Pisang Nugget. Pemasukannya pun bisa mencapai ratusan juta rupiah tiap bulannya.
Metode pemesanan berdasarkan kuota yang dibuka setiap minggunya tidak menyurutkan niat pembeli untuk merasakan kenikmatan setiap gigitan pisang nugget satu ini.
"Kalau dari customer yang ngomong langsung mereka bilang rasanya beda. Mereka bilang mending ikut PO karena Pisang Nugget kita beda. Padahal pemasaran kita cuma dari instagram. Tapi mungkin usaha buat dapetinnya yang butuh perjuangan yang bikin viral," ujar Anggi.
Pisang Kualitas Terbaik
Sebenarnya, kata dia, pemberlakuan kuota untuk pemesanan Raja Pisang Nugget memiliki alasan tersendiri. Menurut Anggi, tak semua pisang raja yang diperolehnya dari supplier memiliki tingkat kematangan yang rata.
Ia mengungkapkan tak ingin asal menyajikan pisang nugget. Oleh karena itu Anggi memilih menyortir pisang raja dengan kualitas terbaik.
"Strategi marketinglah dibikin limited, bukan padahal. Aslinya bahan pisangnya susah. Kita ambil pisangnya dari Sukabumi. Walau dari sana sudah disortir yang sesuai kriteria kita, tapi tetap saja ada yang lolos satu, dua pisang. Ada bagian quality control yang memastikan itu pisang matangnya pas rasanya manis," tambah dia.
Untuk toppingnya sendiri, Anggi mengaku tak ingin asal pilih. Ia mengklaim topping yang digunakannya dalam pembuatan Raja Pisang Nugget memiliki kualitas terbaik.
Kini Anggi telah menuai hasil dari kerja kerasnya. Dalam sehari ia menyediakan kuota 200-250 box. Satu box Raja Pisang Nugget dibanderol Rp 25 ribu.
Anggi juga tengah memikirkan kemungkinan untuk menjual langsung Raja Pisang Nugget di lokasi produksi yang baru, sehingga pembeli bisa merasakan kenikmatannya tanpa harus menunggu kuota.
"Tapi masih kita usahain sih mikirin solusi yang tepat. Karena dulu pernah buka via Go Food dua jam sudah habis dan antri banget. Drivernya sampai males ambil pesanan kita karena antriannya panjang banget. Makanya kita sedang memikirkan solusi untuk pembelian langsung biar sama-sama enak," tambah Anggi merinci.
Bagi Anda yang tertarik untuk mencicipi kelezatan Raja Pisang Nugget yang viral ini, bisa langsung mengunjungi akun Instagram @RajaPisangNugget dan bersiaplah untuk berjuang mendapatkannya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
6 Hotel Seru untuk Staycation Saat Liburan Sekolah, Ada Petualangan Anak hingga Tepi Pantai
-
Importa Raih Rekor MURI, Penjualan Lemari Pakaian Besi Tembus 1 Juta dalam 5 Tahun
-
6 Sepeda Gravel Termurah yang Nyaman di Aspal dan Jalan Terjal, Mulai Rp2 Jutaan
-
Feng Shui Rumah Menghadap Barat, Begini Cara Menatanya Biar Hoki
-
10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
-
Tips Belanja Perlengkapan Sekolah agar Lebih Hemat, Orang Tua Bisa Prioritaskan 5 Kebutuhan Ini
-
4 Sepatu Sekolah Hitam yang Awet Dipakai Setahun Penuh, Murah Anti Jebol!
-
Lee Jun ho Dukung Kampanye Chosen, Program yang Biarkan Anak Memilih Sponsornya Sendiri
-
Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?
-
5 Ide Seru Isi Liburan Sekolah Anak di Jakarta, Ada Wahana Bermain hingga Kelas Kreatif