Suara.com - Kelas memasak untuk orang dewasa, itu sudah biasa. Kali ini, mari coba kelas memasak anak yang konon memberi banyak manfaat untuk melatih motorik anak.
Berbeda dengan kelas memasak untuk dewasa ataupun profesional, kegiatan pada kelas memasak anak umumnya berupa aktivitas mengolah makanan yang sederhana. Seringkali bahkan tidak menggunakan api atau sumber panas, seperti kompor atau air mendidih. Misalnya menghias cupcake, membuat topping pizza, membuat cokelat, dan sebagainya.
Jika ada aktivitas yang memerlukan proses pemasakan, biasanya anak akan diambil alih oleh orang dewasa atau didampingi oleh asisten.
Seru dan bisa jadi pilihan sebagai aktivitas saat akhir pekan. Dijamin menyenangkan, terlebih jika dilakukan secara berkelompok bersama anak-anak lainnya.
Kalau anak Anda tertarik ikut kelas memasak, berikut beberapa tempat yang bisa Anda pertimbangkan:
1. Pizza Hut Maker Junior
Pada program yang tersedia di beberapa restoran Pizza Hut ini, selain anak diperkenalkan dengan deretan mesin pembuat pizza, mereka juga akan diajarkan cara membuat topping di atas adonan pizza, mulai dari saus sampai pemilihan topping. Nantinya, pizza buatan si anak boleh dibawa pulang beserta dengan topi koki, apron, dan sertifikat.
2. Young Chefs Academy
Di sini, kelas memasak anak dibagi menjadi holiday class dan holiday program. Tempat kursus anak asal Amerika ini punya dapur berwarna-warni berukuran serba mini di setiap kelasnya. Dijamin anak-anak semakin bersemangat untuk belajar masak berbagai makanan favorit mereka.
www.yca-indonesia.com
3. The Marche Kids Baking class
Restoran Marche yang berkonsep restoran keluarga ini menyediakan kelas memasak anak berupa pembuatan pizza, fruity muffin, atau cookies. Selain membawa pulang hasil makanan yang telah dibuat, anak juga akan mendapatkan mainan, sertifikat, dan resep makanan yang sudah dibuatnya.
Baca Juga: Mencicipi Legitnya Durian Jawa, Kumbokarno Asal Magelang
4. Koki Kecilku
Selain kelas masak regular anak, di sini juga tersedia program sekali kunjungan untuk anak 3 – 12 tahun yang bisa diikuti saat akhir pekan atau liburan. Anak akan belajar membuat menu makanan sesuai tema yang sedang diusung saat itu. Hasil masakannya boleh dibawa pulang, beserta dengan resep supaya anak bisa mempraktikkannya kembali di rumah.
www.kokikecilku.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
-
Warna Earth Tone untuk Rumah Bawa Keberuntungan, Ini Cara Menerapkannya sesuai Feng Shui
-
Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia
-
Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki
-
Nonton Film di Rumah Makin Sinematik, Teknologi LG Tampilkan Gambar Sesuai Visi Kreator
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas
-
Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon