Suara.com - Sebuah pameran tampak sedang berlangsung di area lobby Gedung World Trade Center II, Sudirman, Jakarta, yang ditandai dengan jejeran lukisan karya para seniman.
Lukisan-lukisan itu adalah karya dari dua pelukis beda generasi dan beda negara, Jumaldi Alfi dan Adam de Boer. Jumaldi Alfi adalah seniman lukis asal Indonesia yang berasal dari Sumatera Barat. Sementara Adam adalah seorang berkebangsaan Amerika yang memiliki darah campuran Belanda-Indonesia dan Amerika Serikat.
Dua seniman tersebut berkolaborasi dalam pameran bertajuk Legacies: Real and Imagined. "Ini adalah kolaborasi dari pelukis Amerika yang mendapatkan beasiswa di Institut Seni Indonesia. Dia (Adam) akan membawa (ilmu) yang didapatkan di sini sekembalinya dari Indonesia," kata kurator pameran Legacies: Real and Imagined, Deborah Iskandar di Jakarta, Selasa, (6/2/2018).
Pada setiap karyanya, Alfi selalu menampilkan identitas atau menjadi bagian dari komunitas kontemporer (seni) atau tradisi sejarah (seni). Sementara, Adam de Boer lebih pada karya investigasi tradisi kerajinan dan aestetik Indonesia.
Hal itu terpampang dalam beberapa karya di mana Alfi menggunakan material absurd seperti selotip pada karyanya. Sementara Adam, banyak menggunakan kerajinan tangan seperti bambu, kulit wayang, dan ukiran kayu.
Kolaborasi ini bertujuan untuk menjelaskan arti dari 'seni global' untuk membayangkan dan mengklaim identitas dan kemudian menjadi warisan, nyata, dan dibayangkan. Anda yang berkantor di sekitaran situ, silakan datang untuk menikmati hasil karya para seniman ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?