Suara.com - Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang biasa diisi dengan kencan berupa makan malam romantis bersama pasangan. Tapi, selain mahal, cara ini juga sebenarnya kurang memberi greget dan meninggalkan kesan.
Jika Anda ingin sebuah kencan yang berbeda, cobalah makan malam romantis di rumah. Menurut Eden Blackman, pendiri situs kencan online Would Like to Meet, pengaturan suasana yang tepat dapat membantu Anda dan keinginan hati Anda berada dalam mood yang tepat.
Sentuhan sederhana seperti pencahayaan rendah dan menjaga ruangan pada suhu yang tepat, akan membantu Anda dan pasangan merasa nyaman, karena orang cenderung merasa romantis jika mereka merasa hangat dan rileks.
Sedangkan ahli gizi Dr. Emma Derbyshire dan ahli neurobiologis Profesor Robert Pickard, bekerja sama mengembangkan lima menu andalan, salah satunya memilih bahan dengan khasiat untuk menimbulkan reaksi kimiawi di tubuh yang dapat membangkitkan sentimen seksual dan penuh kasih.
Untuk menu pembuka, mereka menyarankan sate kari kambing yang disajikan bersama kebab dan asparagus. Sedangkan untuk hidangan utama, mi daging ala Asia disiram saus tiram, yang dikenal memiliki khasiat afrodisiak.
Sebagai penutup, cobalah membuat puding hangat yang dimakan bersama es krim vanila untuk menciptakan suasana rileks. Atau cicipi cokelat yang bisa melepaskan endorfin di otak dan memastikan bahwa kencan Anda akan berakhir bahagia dan positif.
Segelas anggur merah adalah minuman ideal untuk dinikmati satelah makan malam romantis, dan sebagai bonus, Anda akan mendapat dosis tambahan antioksidan resveratrol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan