Suara.com - Kehamilan adalah pengalaman luar biasa bagi banyak perempuan, apalagi jika kehamilan kembar. Kebahagiaan tentu juga akan berlipat ganda.
Peneliti mengklaim bahwa lebih dari 3 dari setiap 100 kehamilan merupakan kehamilan kembar. Statistik ini semakin diperkuat dengan semakin banyaknya bayi kembar yang lahir setiap tahunnya.
Kehamilan kembar agak berbeda dengan kehamilan biasanya, mulai dari kebutuhan yang diperlukan ibu hamil, tanggung jawab, risiko kehamilan, tugas setelah melahirkan, dan masih banyak lagi lainnya.
Nah, untuk mengetahui lebih dalam tentang kehamilan kembar, berikut rangkuman beberapa hal yang harus diketahui para ibu yang mengalami kehamilan kembar, seperti dilansir dari Boldsky.
1. Usia adalah faktor yang harus diperhatikan ketika hamil bayi kembar
Kehamilan sangat tergantung pada faktor-faktor seperti usia. Kebanyakan dokter mengatakan bahwa begitu Anda melewati usia 30 sampai 40 tahun, kehamilan akan lebih sulit untuk dijalani.
Ironisnya, kemungkinan kehamilan kembar juga meningkat saat Anda berusia lebih dari 30 atau 40 tahun. Hal ini disebabkan kenyataan bahwa seiring bertambahnya usia, ovulasi menjadi tidak menentu. Anda bisa berovulasi dengan dua folikel dalam siklus yang sama. Jika pembuahan terjadi, Anda akan memiliki kehamilan kembar secara alami!
2. Meningkatnya kebutuhan asam folat
Ibu hamil diminta untuk meminum pil asam folat untuk membantu mencegah cacat lahir seperti spina bifida. Saat hamil kembar, dokter akan meminta ibu hamil untuk mengkonsumsi lebih banyak asam folat, dibandingkan dengan ibu hamil yang sedang mengandung satu bayi.
Ibu hamil yang mengandung satu bayi akan diminta untuk mengkonsumsi 0,4 miligram asam folat dalam sehari, sedangkan ibu hamil dengan kehamilan kembar akan diminta untuk memiliki sampai 1 miligram asam folat dalam sehari.
3. Anda harus menghadapi lebih banyak pemeriksaan dan lebih sering
Dokter biasanya akan menyediakan waktu yang lebih banyak untuk memeriksa ibu yang hamil kembar. USG juga akan memakan waktu lebih lama dari pada saat dokter melihat kehamilan satu bayi.
Baca Juga: Anak dari Keluarga Eks Teroris Bakal Dibiayai Negara
Bukan cuma itu, resiko yang akan dialami ibu hamil kembar juga menjadi dua kali lipat. Risiko keguguran meningkat pada kehamilan kembar saat prosedur yang dikenal dengan amniosentesis dilakukan.
4. Anda akan menghadapi morning sickness (mual) yang jauh lebih buruk
Morning sickness pada ibu hamil disebabkan oleh hormon yang dikenal dengan Human Chorionic Gonadotropin. Saat hamil kembar, kadar HCG berlipat ganda dan karenanya, morning sickness akan terasa lebih intens. Masalah lain yang berhubungan dengan kehamilan seperti kembung, sakit punggung dan sakit maag juga akan terasa lebih parah hingga dua kali lipat.
5. Meningkatnya risiko perdarahan pascapersalinan
Ibu dengan bayi kembar cenderung mengalami perdarahan setelah lahir bila dibandingkan dengan mereka yang melahirkan satu bayi. Komplikasi saat proses persalinan juga meningkat.
6. Kenaikan berat badan yang lebih banyak dibanding kehamilan tunggal
Dengan dua bayi, dua plasenta, lebih banyak cairan ketuban, tak heran jika ibu yang hamil kembar mengalami kenaikan berat badan lebih banyak. Jika pada kehamilan tunggal pertambahan berat badan ibu rata-rata adalah 12 kg, pada kehamilan kembar pertambahan berat badan rata-rata adalah 15 kg.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
9 Saham Indonesia Dihapus dari MSCI, Emiten Milik Hary Tanoesoedibjo dan 1 BUMN Hilang Status
-
Bikin Haru! Aksi Seru Anak-Anak Disabilitas SLBN 1 Makassar Rayakan HUT RI
-
Viral Satpol PP Jadi Maling Rokok saat Razia di Pasar Kabupaten Aceh Utara
-
Mengulas Sisi Manusiawi dari Jasa Sewa Peran Keluarga di Film Rental Family
-
20 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka Singkat untuk Status WhatsApp
-
Helikopter Apache AS Jatuh Menewaskan 2 Awak
-
Seberapa Kuat Militer Iran di Bawah 'Dewa Perang' Baru Mohsen Rezaei?
-
Harga Minyak Stabil di Tengah Eskalasi Serangan di Jalur Pelayaran Timur Tengah
-
Ha Young Minta Maaf Tertulis Usai Buat Kegaduhan Soal Keluaga Pro-Jepang
-
Apa Saja Tuntutan Iran dan Amerika Serikat untuk Akhiri Perang di Selat Hormuz?