News / Nasional
Sabtu, 03 Maret 2018 | 14:50 WIB
Menteri Sosial Idrus Marham. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Kementerian Sosial RI berencana memberikan beasiswa kepada anak mantan teroris atau mereka yang terdampak kejadian teror.

Menteri Sosial Idrus Marham yang ditemui di Wisuda Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (3/3/2018), mengatakan langkah itu dilakukan setelah pihaknya diundang dalam acara yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT).

"Saya sampaikan, Presiden Joko Widodo berpesan bahwa tidak ada satu pun anak bangsa yang tidak mampu dan terdampak bencana sosial yang tak tertangani. Oleh karena itu Kemensos sudah mempersiapkan bantuan kepada keluarga pelaku, korban, atau keluarga yang terseret itu," kata Idrus seperti diberitakan Antara.

Idrus menjelaskan, Kemensos telah menyiapkan konsep-konsep untuk membantu mereka, baik dalam bentuk instrumen bantuan yang telah ada maupun yang akan dilaksanakan.

"Pertama melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Jadi keluarga yang memenuhi persayaratan akan diberi bantuan. Uang ini juga diberikan untuk pendidikan anak-anak mereka," jelasnya.

Untuk kebutuhan hidup sehari-hari, Kemensos menggunakan instrumen beras gratis (Rastra). Selain mendapat PKH dan Rastra, keluarga tersebut juga akan mendapat instrumen lain misalnya Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari Kementerian Kesehatan.

Idrus menambahkan, secara komulatif bantuan yang diberikan Kemensos cukup banyak. Untuk jangka waktu pendek yang akan mengatasi kebutuhan mendesak.

Namun, dalam jangka panjang, Kemensos juga menyiapkan konsep pemberdayaan masyarakat. Untuk meningkatkan status mereka dari yang tidak mampu menjadi mampu.

Baca Juga: Rizal Djibran Tunggu Hasil Assessment Untuk Rehabilitasi

Load More