Suara.com - Pernahkah Anda merasa tidak punya baju untuk dipakai? Selamat, Anda tak sendiri. Data terkini mengungkapkan itu adalah perasaan yang dialami banyak orang lebih dari 2.800 kali dalam seumur hidupnya.
Hal ini terungkap melalui studi terkini yang meneliti sekitar 2.000 lelaki dan perempuan. Ditemukan bahwa rata-rata orang mengalami serangan panik ini 36 kali dalam setahun karena mereka merasa tidak memiliki cukup pakaian untuk dipakai.
Studi lainnya oleh Trunk Club, sebuah layanan styling pribadi, menemukan bahwa hampir 61 persen orang Amerika mengakui bahwa mereka secara teratur mendapati diri mereka berjuang untuk menemukan sesuatu untuk dipakai, meskipun lemari pakaian mereka sudah penuh dengan pakaian.
Terlepas dari perasaan bahwa kita tidak punya pakaian untuk dikenakan, kebanyakan isi lemari warga Amerika perlu dibersihkan. Alasannya, hampir 28 persen barang di lemari kebanyakan orang tidak pernah dipakai atau sudah tidak tersentuh selama lebih dari setahun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata orang memiliki sekitar 53 item pakaian di lemari mereka, namun biasanya mereka tidak memakai 15 pakaian di antaranya. Dan sekitar enam persen orang memiliki sembilan atau lebih item di lemari mereka yang belum pernah dikenakan.
Yang lebih mengejutkan lagi, 13 persen orang Amerika mengakui bahwa mereka memiliki sembilan atau lebih barang di lemari mereka yang baru sekali mereka kenakan. Namun mirisnya, rata-rata responden yang disurvei menghabiskan delapan jam per bulan untuk mengamati isi lemari mereka, atau hampir 100 jam per tahun.
Coabi Kastan, kepala styling untuk Trunk Club, menyarankan Anda yang selalu bingung memutuskan pakaian yang dikenakan setiap hari untuk memilah jenis pakaian berdasarkan fungsinya. Dengan pengaturan ini Anda tidak akan bingung untuk menentukan pakaian mana yang akan dikenakan pada acara tertentu.
"Menyederhanakan lemari pakaian bukan berarti Anda harus mengorbankan gaya. Dengan mengatur isi lemari, Anda akan merasa lebih baik dengan pakaian Anda dan menghabiskan lebih sedikit waktu untuk memikirkan apa yang akan dikenakan," tambah Kastan.
Baca Juga: KPK Hibahkan Barang Rampasan dari Nazaruddin dan Fuad Amin
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN